Senin, 31 Juli 2017

Ada 3 Cahaya di hari Kiamat

‎ ‎

  Di hari kiamat ada tiga cahaya yang berlainan :
Cahaya pertama seperti bintang-bintang.
Cahaya kedua seperti cahaya bulan,
Cahaya ketiga seperti cahaya matahari.

Apabila ada yang bertanya cahaya apakah ini ? lalu dijawab:
“cahaya pertama adalah cahaya wajah-wajah manusia yang ketika di dunia, mereka akan meninggalkan pekerjaan dan terus bersuci dan mengambil air sembahyang apabila mendengar adzan”

“cahaya yang kedua adalah cahaya wajah mereka yang mengambil air sembahyang sebelum adzan”

“cahaya yang ketiga ialah cahaya mereka seperti matahari. Mereka di dunia sudah siap sedia di dalam mesjid sebelum adzan dikumandangkan”

12 kata jangan menunggu yang perlu dihindari

- Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu akan bahagia.

- Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekalah, maka kamu akan semakin kaya.

- Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.

- Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tetapi pedulilah dengan orang lain, maka kamu akan dipedulikan.

- Jangan menunggu orang lain memahami kamu baru kamu memahami orang lain, tetapi pahamilah orang itu, maka orang itu akan paham dengan kamu.

- Jangan menunggu terinspirasi baru menulis, tapi menulislah maka inspirasi akan hador dalam tulisanmu.

- Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi bekerjalah, maka proyek akan menunggumu.

- Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.

- Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah bukan hanya sekedar uang yang dating tapi juga rejski yang lainnya.

- Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.

- Jangan menunggu sukses baru bersyukur, tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu..

- Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah, maka kamu pasti bias.

Umar r.a. berkata :
“Ada sepuluh hal yang tidak akan sempurna kecuali bila didukung sepuluh hal lainnya:
1.  Akal tidak akan sempurna,kecuali jika disertai dengan sifat wara`
2.   Amal tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan ilmu.
3.  Kesuksesan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan rasa takut kepada Allah.
4.  Kekuasaan tidak akan sempurna kecuali jika disertai keadilan.
5.   Kemuliaan tidak akan sempurna, kecuali disertai dengan kesopanan.
6.  Kegembiraan tidak akan sempurna,kecuali disertai dengan keamanan.
7.   Kekayaan tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan kedermawanan.
8.   Kefakiran tidak akan sempurna , kecuali jika disertai dengan kana`ah.
9.   Kemuliaan nasab tidak akan sempurna, kecuali bila disertai dengan kerendahan hati.
10.   Jihad tidak akan sempurna, kecuali jika disertai dengan taufiq
Dikutip dari Nashaihul ibad, Imam nawawi al-bantani.

13 Nasehat kehidupan

Bismillah, mari kita hayati dan renungkan:
1.   Jika kita memlihara kebencian dan dendam, maka seluruh waktu dan pikiran yang kita miliki akan habis dan kita tidak akan pernah menjadi orang yang akan produktif.

2.   Kekurangan dan kesalahan orang lain adalah lading pahala bagi kita untuk memaafkannya.

3.   Bukan gelar atau jabatan menjadikan orang mulia, jika kualitas pribadi buruk, semua itu hanyalah topeng tanpa wajah.

4.   Cirri seorang pemimpin yang baik akan Nampak dari kematangan pribadi , buah karya, serta integrasi antara kata dan perbuatan.

5.   Jika kita belum bisa membagikan harta, atau kalau tidak bias membagikan kekayaan, maka bagikanlah contoh kebaikan.

6.   Jangan pernah menyurh orang lain sebelum menyuruh diri sendiri, jangan pernah melarang orang lain, sebelum melarang diri sendiri.

7.   Pastikan kita sudah bersedekah hari ini, baik dengan materi, dengan ilmu tenaga atau minimal dengan senyuman yang tulus.

8.   Para pembohong akan dipenjara oleh kebohongannya sendiri, orang yang jujur akan menikmati kemerdekaan dalam hidupnya.

9.   Bila memiliki banyak harta, kita akan menjaga harta. Namun jika kita memiliki banyak ilmu, maka ilmulah yang akan menjaga kita.

10.   Kalau hati kita bersih, tidak ada waktu untuk berpikiran licik,curang atau dengki sekalipun.

11.   Bekerja keras adalah bagian dari fisik, bekerja cerdas merupakan bagian dari otak, sedangkan bekerja ikhlas adalah bagian dari hati.

12.   Jadikanlah setiap kritik bahkan penghinaan yang kita terima sebagai jalan untuk memperbaiki diri.

13.   Kita tidak akan pernah tahu kematian akan menjemput kita, tapi kita tahu persis seberapa banyak bekal yang kita miliki untuk menghadapinya yaitu Allah SWT.

7 hal yang paling ditakuti manusia

1.   Takut mati, takut mati adalah ketakutan yang paling utama yang dialami manusia. Hampir semua orang tidak siap akan mati meskipun tahu kematian itu cepat atau lambat pasti datang. Banyak orang takut dan khawatir tentang apa yang mungkin terjadi setelah kematian. Untuk mengatasi rasa takut ini, penting untuk memahami bahwa hidup adalah siklus yang terdiri dari kelahiran dan kematian, kedua merupakan dua sisi mata uang yang sama. Ketakutan berlebihan terhadap kematian adalah Thanatofobia.

2.   Takut gagal, ketika mencoba sesuatu, selalu ada dua kemungkinan yaitu berhasil atau gagal. Atychiphobia adalah ketakutan yang tak rasional terhadap kegagalan yang pada akhirmya membuat seseorang tidak mau berbuat sesuatu karena takut menemui kegagalan. Jika fobia tetap tidak diobati, gejalanya akan terus memburuk dari waktu ke waktu. Hilangnya motivasi dan penrunan rasa percaya diri akan segera mengikuti yang dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti depresi.

3.   Takut ditolak, setiap orang ingin dirinya diterima, baik oleh lingkungan maupun orang yang disayangi. Bebrapa orang bahkan ada yang begitu tergantung pada pengakuan, persetujuan, atau penilaian orang lainterhadap dirinya sendiri. Orang-orang ini begitu didorong oleh kebutuhan untuk diterima sehingga kehilangan identitasnya sendiri. Bebrapa orang kemudian menarik diri karena takut ditolak. Mereka ini akhirnya menjauhkan diri dari teman-teman, keluarga dan pengasuh yang merawatnya.

4.   Takut gelap, kecuali unuuk kepentingan tidur, hamper semua manusia yang tidak dalam kondisi tidur akan takut dengan kegelapan. Daerah-daerah gelap juga sering jadi sumber kriminalitas. Ketakutan ini muncul dari ketidakpastian yang dihadapi karena tidak dapat melihat objek di sekitarnya dengan jelas. Ketakutan yang berlebihan terhadap gelap disebut lygophobia, yaitu ketakutan yang intens terhadap sesuatu yang tidak menimbulkan bahaya secara nyata. Pada banyak kasus, ketakutan ini becampur dengan ketakutan terhadap hantu atau sosok-sosok mistis lainnya.

5.   Takut jatuh dari ketinggian, membayangkan diri sendiri berada di ketinggian sering membuat panic dan takut. Gejalanya antara lain keringat dingin, gemetar dan mual. Ketakutan yang berlebihan terhadap ketinggian disebut hypsiphobia.

6.   Takut kehilangan orang yang disayangi, kebersamaan bersama orang yang disayangi adalah saat-saat paling membahagiakan dalam hidup. Ketika tiba saatnya harus mengakhiri kebersamaan tersebut, baik karena perpisahan,perceraian ataupu kematian, banyak orang yang kemudian jatuh sedih hingga depresi. Luangkan banyak waktu bersama keluarga dan teman-teman yang dicintai. Ketika tiba saatnya harus kehilangan mereka, maka kenangan yang indah akan tetap membuat orang yang ditinggalkan merasa bersemangat menjalani hidup.

7.   Takut miskin, jika pernah miskin atau tumbuh di lingkungan yang miskin, orang umumnya memiliki ketakutan yang sangat kuat terhadap kemiskinan. Cara terbaik untuk memerangi kemiskinan adalah dengan mendidik diri sendiri dan mempelajari bagaimana cara mendapatkan uang. Uang memainkan peran sentral dalam kehidupan kita dan layak menjadi perhatian. Namun, ada kalanya orang begitu takut jatuh miskin dan kehilangan kekayaan berlebihan ini disebut peniaphobia.

Khasiat ayat kursi

Baca pada saat keluar rumah, 70000 malaikat akan menjagamu dari semua sisi.
Baca saat masuk rumah. Kemiskinan tidak akan memasuki rumahmu.
Baca setelah berwudhu, derajatmu akan dinaikkan 70 tingkat.
Baca pada saat tidur, malaikat akan menjagamu sepanjang malam.
Baca setelah shalat, maka jarak antara kamu dan surge hanyalah kematian.

Imam gazali bertanya pada muridnya
Imam ghazali : “ apa yang paling besar di dunia ini ?
Murid 1 : gunung
Murid 2 : matahari
Murid 3 : bumi

Imam ghazali : semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah hawa nafsu (surah al-a`raf:179).maka kita harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan sampai nafsu kita membawa kita ke neraka.
Imam ghazali: apa yang paling berat di dunia ini ?
Murid 1 : baja
Murid 2 : besi
Murid 3 : gajah

Imam ghazali: semua itu benar, tapi yang paling berat adalah memegang amanah (surah al-ahzab:72). Tumbuh-tumbuhan, binatang,gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka manjadi khalifah pemimpin. Tetapi manisia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke dalam neraka Karena gagal memegang amanah.
Imam ghazali : apa yang paling ringan di dunia ini ?
Murid 1 : kapas
Murid 2 : angin
Murid 3 : debu
Murid 4 : daun-daun

Imam ghazali: semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali di dunia ini adalah Meninggalkan Sholat. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat.

Imam ghazali: apa yang paling tajam sekali di dunia ini ?
Murid-murid dengan serentak menjawab “pedang”. Imam ghazali, itu benar. Tapi yang paling tajam sekali di dunia ini adalah lidah manusia. Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Sabtu, 15 Juli 2017

Video Tadzkirah







Kisah Muhammad Al-Fatih

Kisah Muhammad Al-Fatih



Jadi, kita ini kan berbicara tentang seorang pemuda bernama Muhammad Al-Fatih. Saya yakin sebagian besar teman-teman bertanya-tanya, "Siapa sebenarnya Muhammad Al-Fatih ini?" Karena dia nggak terkenal di layar lebar. Dia tak seterkenal Spiderman. Tak seterkenal Superman. Apalagi Batman yang kemarin baru makan banyak korban. Hehehe!  Tapi ini adalah seseorang yang bukan fiksi. Dia adalah tokoh yang nyata. Yang tidak hanya nyata, tapi ini kedatangannya sudah diprediksikan oleh Nabi Saw. Keluar langsung dari lisannya Nabi, sebagai sebaik-baik pemimpin. Ketika Nabi mengatakan bahwa ada sebaik-baik pemimpin, tentunya Nabi ingin kita banyak belajar dari dia. Jadi ada banyak hal yang bisa kita ambil dari sini.  Pertama-tama, ada hal penting yang perlu saya sampaikan, sebelum kita mambahas tentang yang namanya Muhammad Al-Fatih. Yaitu, adalah bisyarah. Nah, bisyarah ini asal katanya adalah basyar. Basyar ini artinya kabar gembira. Jadi dalam islam, Allah dan rasulNya memberikan kabar bagi kaum muslimin yang menyenangkan kita. Lebih gampangnya, adalah kejadian-kejadian di masa depan, yang Allah dan rasulNya sampaikan pada saat ini, yang membuat kita merasa bahagia dan membuat kita merasa senang, itulah namanya bisyarah.
Contoh, misalnya, bisyarah berupa Syurga. Disana nanti ada sungai-sungai dari susu, segala macam yang indah oleh manusia, dipan-dipan dari emas. Ketika kita masuk Syurga, kita disambut dengan dipan-dipan dari emas. Ada juga bisyarah berupa mimbar-mimbar dari cahaya. Hoho, siapa sih yang nggak seneng sama cahaya? Tempat yang paling terang ialah tempat yang paling menyenangkan. Pasti semua senang dengan terang dan cahaya.
 Khusus laki-laki, ada bidadari-bidadari bermata jeli disana misalnya. Yang katanya kalau betisnya saja kesingkep itu lebih indah daripada bulan purnama manapun di dunia. Itu baru betisnya doang. Nah, itu kalau bagi laki-laki. Khususon! Heheh! Lah kalau perempuan apa? Tenang saja, perempuan mendapatkan apapun yang dia minta. "Kalau gitu saya pengen ditemanin suami saya saja, suami saya nggak usah poligami" Boleh, nanti coba diminta saja. Siapa tahu bisa! Hehehe!!  Dengan kata lain, bisyarah adalah segala sesuatu yang mengakibatkan kita berbahagia. Tidak hanya persoalan akhirat, tapi juga persoalan dunia. Misalnya ketika Rasulullah berkata kepada kaum muslimin, "Aku pernah ditunjukkan oleh Allah, Bumi yang dibentangkan dari ujung timur sampai dengan ujung barat. Dan Allah katakan bahwa umatku nanti akan menguasai segala yang ditunjukkan kepadaku dari ujung timur sampai dengan ujung barat."  Itu yang bilang Rasulullah. Bayangkan coba! Itu berarti islam akan menguasai dunia! Dan itu dikatakan pada awal abad ke-7. Sedangkan pada awal abad ke-7 itu islam hanya se-Madinah doang. Kalau ada orang yang bilang bahwa islam akan menguasai dunia, kira-kira orang-orang bakal berkata apa pada orang ini?  "Konyol. Gila. Stress. Ngayal. Nggak Mungkin. Imajinasi. Mimpi di siang bolong." itulah yang dikatakan kepada orang yang berbicara tentang bisyarah. Yang paling utama itu, gila. Maka di dalam Al-Qur'an, orang-orang kafir memberikan kepada Rasulullah sebuah julukuan yang paling utama dengan kata al-majnun, yang artinya gila. Makanya Allah sampai menafikan julukan tersebut, "Dan tidaklah sahabat kalian ini termasuk orang yang gila." Orang bilang Rasul itu gila karena Rasulullah berbicara tentang masa depan, yang akan dialami oleh kaum muslimin. "Ngayal. Imajinasi. Konyol. Dan sebagainya." begitu kata mereka.  Itulah yang namanya bisyarah. Bagi saya secara pribadi, bisyarah ini selain berfungsi sebagai hal yang menyenangkan, tetapi berfungsi juga sebagai tempat berteduh di tengah-tengah terik, disaat tidak ada lagi tempat berteduh lainnya. Sebagai tempat berharap ketika kita putus asa.


Bagaimana kaum muslim? Apakah Allah & Rasul mengajarkan kita beraktivitas berdasarkan realitas di depan mata? Atau mengajarkan kita percaya sesuatu berdasarkan akal kita & bisyarah rasulullah & janji Allah?

Misal, suatu waktu, 3 minggu setelah saya masuk islam, bapak saya pernah bertanya begini kepada saya, "Lix, kenapa kamu masuk islam?"  Saya katakan, "Karena islam adalah agama yang paling sempurna."  Bapak saya tanya lagi, "Maksudmu sempurna dari mananya?"  Saya katakan, "Karena islam adalah satu-satunya agama yang pakai akal. Karena agama yang lain tidak dapat diterima dengan menuggunakan akal.  Lalu bapak saya tanya lagi, "Maksudmu islam adalah agama yang paling benar?!"  "Iyah" Saya katakan. "Islam adalah agama yang paling bagus." Lanjut saya.  Kemudian bapak saya tanya lagi, "Maksudmu bagus seperti apa?"  Saya katakan, "Bagus, karena dia pakai akal!"  Setelah itu bapak saya tanya lagi, "Menurutmu yang lebih banyak miskin, orang muslim atau non-muslim?"  "Muslim."  "Yang lebih banyak nggak makan, muslim atau non-muslim?"  "Muslim."  "Yang lebih banyak nggak sekolah, muslim atau non-muslim?"  "Muslim."   "Yang lebih banyak korupsi, muslim atau non-muslim?"  "Muslim juga."   "Yang sendalnya sering hilang di Mesjid siapa? Muslim atau non-muslim?"  "Muslim juga."  Lalu bapak saya bilang, "Lah, kalo gitu, kayak ini agama yang sempurna?"  Saya katakan, "Pi, islam dan muslim itu berbeda. Islam itu satu sisi. Dan muslim itu sisi yang lain. Islam itu adalah yang ngajarin. Muslim itulah yang diajarin. Sayangnya sekarang muslim tidak mau belajar tentang islam. Mereka nggak tau tentang islam. Apalagi mau menerapkan islam. Berarti inilah kondisi umat islam zaman sekarang."  Lalu bapak saya bilang, "Sudah tahu agama kayak gitu nggak bisa ngatur muslimnya, kenapa kamu mau masuk ke sana?!"  Saya katakan, "Justru saya masuk situ supaya bisa mengubah umat-umat muslim, agar kemudian mereka mendekat dengan islam, sebagaimana yang mereka lakukan pada zaman dulu, sehingga mereka bisa menjadi umat yang jaya. Mereka merasakan apa yang saya rasakan."  Lalu bapak saya pun tertawa. Terus dia tanya begini, "Menurutmu umat muslim di dunia ada berapa banyak?"  Saya katakan, "Lebih dari 1,7 milyar."  Lalu bapak saya tanya lagi, "Diantara 1,7 milyar ini, berapa orang-orang yang kayak Kamu, dan teman-temanmu ini, yang yakin bahwa islam akan bangkit lagi?"  Saya katakan, "Dari zaman dulu sampai zaman sekarang, nggak lebih daripada 3%. Hanya 3% orang yang bener-bener paham islam, mau membela islam, dan mau memperjuangkan islam. Nggak lebih daripada 3%. Sisanya, nggak"  Lalu bapak saya berkata begini, "3% melawan 97%. 3% mau mengubah 97%. Nggak mungkin secara logika matematik, 3% bisa mengubah 97%. Yang ada itu 97% mengubah yang 3%."  Saya katakan, "Betul. Secara logika metematik, nggak mungkin. Sayangnya, Tuhan saya nggak pakai logika matematik. LogikaNya sederhana, 'Kun, faya kun!', ketika Dia ingin terjadi, maka terjadilah. Itulah logika Tuhan saya. Dan jika saya tidak mengubah satu orang. Mustahil saya bisa mengubah banyak orang."  Lanjut saya katakan, "Untuk itulah saya berjuang. Inilah jalan hidup saya."  Karena kalau tanpa bisyarah, kita rasanya sudah bakal putus asa dalam perjuangan ini. Kok putus asa? Bayangkan aja coba, selama 3 hari 3 malam, kita ngomong tentang islam, sampai mulut berbusa, sampai suara serak, kita ingin menyadarkan banyak orang, lalu setelah itu suara kita habis, besoknya tepar, terkapar seharian, sakit, gara-gara nggak istirahat. Terus, yang sadar berapa orang? 3 orang? 4 orang? Tapi sekali TV menayangkan sesuatu yang salah, ribuan orang bahkan jutaan orang termurtadkan  secara pemikiran.  Misal, ketika kemarin ada seorang yang namanya Irshad Manji datang ke Indonesia. Dia bilang, "Kerudung itu nggak penting. Karena don't judge the book by it's cover. Jangan kita lihat isi buku dari covernya. Yang penting itu bukan luarnya. Yang penting itu dalemnya. Yang penting itu jilbabin hati. Bukan jilabin luarnya." Kayaknya ucapannya bener, tapi jika kita ikutin, itu sesat beneran.  Nah, tapi kita nggak lihat. Bagi kita, kalau kita bicara soal logika, kayaknya perjuangan kita nggak mungkin menang. Mereka punya kekuatan. Mereka punya duit. Kita nggak punya duit. Dan kita nggak punya kekuatan. Maka kalau kita nggak punya bisyarah, rasanya saya sudah menyerah dari dulu. Apa yang membuat saya tetap berdakwah? Karena saya punya bisyarah.  Allah dan rasulNya pasti akan memenangkan. Allah dan rasulNya pasti akan membuat menang kaum muslimin. Itulah keyakinan dari bisyarah, yang membuat saya secara pribadi, tetep waras di tengah-tengah orang yang mulai tidak waras. Ketika yang wajib malah dicemooh. Ketika yang maksiat malah dipuja dan dipuji.  Seandainya tidak ada bisyarah, mungkin kita sudah akan berhenti berdakwah dari dulu. Malah udah keluar dari islam dari dulu. Soalnya sulit kita bakal menang kalau kita nggak ada bisyarah.


Peta Dunia

Ngomong-ngomong soal bisyarah, kita bakal bicara dunia islam pada zaman dulu. Bayangkan suatu negeri, dimana dunia tidak mengenal 158 negara seperti sekarang. Dunia hanya mengenal 2 bagian. Timur. Barat. Selesai. Timur adalah bentangan Persia, yang sudah berkuasa hampir selama 12 abad. Dan kemudian di sebelah barat adalah bentangan Romawi, yang sudah berkuasa hampir selama 7 abad.  Persia sedang menghadapi masa-masa tua. Sedangkan Romawi ini raising star, mereka hampir-hampir mau menguasai dunia. 650 tahun, laut Mediterania sudah menjadi kolam pribadi mereka. Dan sedikit demi sedikit menggrogoti wilayah Persia. Arab, ada di tengah-tengan Persia dan Romawi. Di tengah-tengah 2 peradaban besar. Tempat apakah itu kira-kira? Disana nggak ada tanggalan. Kendaraannya unta. Makanannya kurma. Anak perempuan dikubur hidup-hidup.  Laki-laki disana bisa beristri 40 orang. Nah, ketika islam ditegakkan di puing-puing peradaban yang seperti itu, islam menantang dua peradaban besar, Persia dan Romawi.  Perlu diketahui, saat itu ada 2 kota yang sangat terkenal. Namanya Konstantinopel dan Roma. Ketika Persia sudah mulai kehilangan sinarnya, maka sinar itu beralih ke sebelah barat, pada 2 kota, Konstantinopel dan Roma. Konstantinopel adalah ibukota Romawi sebelah timur. Yang kita kenal dengan kristen ortodoks. Kristennya orang-orang yunani. Sementara kristen di sebelah barat, mereka lebih dikenal dengam kristen katolik. Kristennya orang-orang latin. Yang ibu kotanya adalah Roma.  Berarti ibarat kita sekarang kalau ngelihat Washington DC, kota yang paling hebat nan bergengsi di dunia. Nah, pada zaman dulu, orang lihat begitu kepada Konstantinopel dan Roma. Kok bisa gitu? Soalnya, katanya jumlah Gereja yang ada disana ini lebih banyak daripada jumlah hari dalam satu tahun. Setiap jalan-jalan di kota itu diperkeras dengan marmer, porfiri, dan batu kapur. Di sebelah kiri-kanannya dibangun bangunan-bangunan megah, juga pilar-pilar yang menandakan kehebatan mereka.


Konstantinopel

Dunia seper gggan, ketika 1/3 kekayaan di dunia dikumpulkan oleh Alexander yang agung, untuk ditumpuk di kota ini. Dan di kota itu, terdapat satu bangunan yang sangat melegenda, lenmark dunia yang terhebat di dunia pada saat itu. Sekaligus menjadi hegemoni orang kristen, Gereja Aya Sofia (Haghia Sophia).


Roma

Kalau Roma, memang gengsinya masih kalah dibandingkan Konstantinopel. Namun kota itu tidak kalah tuanya. Melimpah artefak yang tidak kalah banyaknya. Setiap kota-kota di Itali, bersejarah. Termasuk yang paling bersejarah adalah kota Roma. Yang kemudian menjadi pusat katolik daripada dunia.  2 kota inilah yang diinginkan oleh kaum muslimin. Diinginkan oleh seluruh orang di dunia. Kalau 2 kota ini disebut-sebut, mereka pasti ngiler. Sampai-sampai ada orang-orang dari Rusia yang datang ke Konstantinopel, masuk ke Gereja Aya Sofia, lalu mereka berkata, "Kami bingung sekarang sedang berada dimana? Apakah kami sekarang masih berada di Dunia, atau kami sudah berada di Syurga?" Sangkin indahnya kota itu pada saat itu.  Nah, kisah ini bermula, pada waktu 5 Hijriyah. Pada 5 Hijryah ini, terjadi sebuah peristiwa yang sangat fenomenal dalam dunia islam. Yang Al-Qur'an menggolongkan peristiwa ini sebagai perang terdahsyat di dalam Al-Qur'an. Kalau perang terdahsyat versi Rasul itu kan perang Tabuk, tapi kalau di dalam Al-Qur'an, kisah perang terdahsyat itu namanya adalah perang ahzab. Perang gabungan.  Apa yang terjadi? Orang quraisy, orang nasrani, orang musyrikin, mereka berkumpul, sampai terkumpulkan pasukan 10.000. Mereka berkualisi, ingin memerangi Madinah dan menghancurkan Madinah sampai ke akar-akarnya, membumihanguskan islam, kemudian mencabut akar islam. Pelaksanaan mereka ini pun sampai ke telinga Rasulullah.  Maka Rasulullah pun bertanya, "Bagaimana pendapat kalian?" Lalu Salman Al-Farisi menjawab, "Ya Rasulullah, kalau kami di Persia biasanya pas ada pasukan yang lebih besar daripada kami datang kepada kami, kami akan membangun parit. Kami memisahkan kami dan mereka. Posisi kami lebih di atas daripada mereka. Kami pun bisa menembakkan panah kepada mereka, sedang mereka tidak bisa melempar panah kepada kami." Ini strategi yang bagus. Rasulullah katakan, "Baik, kami terima." Maka dibikinlah proyek pembangunan parit.


Madinah

Perhatikan gambar di atas. Ini adalah Madinah. Kalau yang sudah pernah ke Madinah, pasti tahu bahwa Madinah itu luar biasa dan istimewa. Sebelah timurnya itu Gunung. Sebelah baratnya pun Gunung. Maka Madinah itu punya pertahanan sempurna, kecuali pada bagian selatan, menurut teknologi perang pada saat itu, yang terbatas pada darat.  Jadi wilayah selatan ini termasuk wilayah yang sangat venerable terhadap desakan dan serangan. Maka Rasul putuskan untuk membangun parit di sebelah selatan, yang panjangnya nggak tanggung-tanggung, 8 Kilometer. Berapa jauh? 8 Kilometer! Bayangkan 8 Kilometer! 8 Klometer itu kayak dari Cawang sampai ke Senayan. Bisa dibayangkan kira-kira? Pokoknya puanjaaaang.  Bangun paritnya harus 5 meter lebarnya. Kemudian dalamnya 3 meter. Biar bisa mencegah kuda untuk melompat. Dan itu semua dilakukan di tanah Arab! Bisa dibayangin nggak tanah Arab? Tahu nggak tanah Arab itu kayak apa? Batu sama pasir. Panasnya minta ampun! Ruaaarrr biasa menyengat! Sudah begitu mereka harus menggali itu dengan logistik yang sangat terbatas.  Beberapa kisah mengatakan bahwa ketika mereka menggali, istirahatnya itu dikasih 1 kurma yang diemut oleh 10 orang. Ngemut 1 kurma oleh 10 orang! Dalam kondisi yang panas dan logistik terbatas, serta tak ada jaminan bahwa meraka akan menang, maka semua orang stres. Merasa tidak percaya dengan Allah. Berprasangka-sangka kepada Allah. Lalu mereka melakukan seperti apa yang dikatakan di dalam Al-Qur'an.  Ada yang bilang, "Ya Rasul, saya izin yah. Mau pulang ke Rumah sebentar. Anak saya belum ada yang makan nih." Mau cari makan dulu katanya, padahal mau kabur. Ada yang bilang, "Ya Rasul, saya izin yah. Ini kasian istri saya di Rumah sendiri, nggak ada yang nemenin, saya ke Rumah dulu yah?" padahal dia kabur. Pokoknya banyak yang kabur, sampai yang tersisa disitu cuma dua kelompok. Satu, mukmin yang benar-benar yakin. Dua, orang yahudi yang terpaksa.  Ceritanya ketika menggali parit, kemudian beristirahat, ngaso kalau kita bilang, lalu pas mereka lagi duduk-duduk sama Rasulullah, tiba-tiba ada yang bertanya, "Ya Rasulullah, kira-kira yang kita taklukkan dulu Konstantinopel atau Roma? Hm, pertanyaan yang polos sekali. Yang mana yang kita taklukkan dulu? Konstantinopel atau Roma? Lantas yahudi yang ada disitu pun heran, "Haah? Nggak salah denger nih? Apa tadi yang dibilangnya? Konstantinopel? Roma? WOOII!! BESOK INI KITA MAU NGADEPIN 10.000 ORAANGG!! ITU DULU YANG DIPIKIRIINN!! Jangan-jangan orang-orang muslim itu udah gilak. Udah kebanyaan kenak sinar matahari. Jadinya stress, berhalusinasi, dan lain-lain!"  Kemudian Rasul pun menjawab dengan luar biasa, "Madinata hirokli tuftahu awalan." Artinya, yang akan kalian taklukkan dahulu adalah kotanya Heraklius, yakni, Konstantinopel.


Contoh salah satu bisyarah Rasul: penaklukan Konstantinopel

Maka ketika mendengarkan hadits ini, orang Yahudi tercengap, "Haah? Wajar aja pengikutnya gila, BOSNYA JUGA GILAAA!!" Ini syair ditulis oleh Ibnu Hisyam. Dalam sirahnya beliau berkata, mereka para yahudi mengatakan bahwa Rasul itu gila, Rasul kehilangan akal, Rasul adalah orang yang menghayal, gara-gara mengatakan bahwa Persia akan jatuh ke tangan islam, sementara malam itu saja mereka sedang tidak aman untuk pergi ke WC masing-masing. Bisa dibayangin nggak?
Bentuk WCnya orang Arab itu gimana? Bukan di Rumah, kalau mau ke WC itu harus pergi ke Kebun. Nggak aman, mereka takut, karena nanti bisa tiba-tiba diserang oleh orang-orang quraisy. Tapi ternyata, Rasul malah ngomongin Persia dan Romawi.
Coba perhatikan. Pertama, para sahabat tidak pernah bertanya, "Ya Rasul, mungkin nggak kita menaklukkan Konstantinopel? Mungkin nggak kita menaklukkan Roma?" Nggak pernah begitu! Tapi yang mereka katakan, "Yang mana dulu?" Hehehe! Itu artinya, mereka tahu dua-duanya bakal takluk! Cuman karena sangkin penasarannya, mereka nanya pertanyaan yang nggak bermutu, "Yang mana dulu yang takluk?"
Dan Rasul pun nggak pernah menjawab, "Udah, jangan mikirin yang jauh-jauh. Ini aja makannya belum ada. Kamu aja puasanya masih Senin-Kamis. Belum lagi lulus fiqih. Istrimu aja belum masuk islam. Bapakmu aja belum masuk islam." Nggak pernah begitu! Melainkan, Rasulullah mengatakan, "Madinata hirokli tuftahu awalan." Yang akan kalian taklukkan adalah kotanya Konstantinopel terlebih dahulu.
Maka singkat cerita, Allah menurunkan bala bantuan. Berupa angin kencang yang menyapu bersih seluruh orang-orang romawi, dan peperangan itu pun dimenangkan oleh kaum muslimin. Perfect! Setelah itu, Rasul pun mengeluarkan hadits yang lebih fenomenal lagi.

"Kalian pasti akan menaklukkan Konstantinopel." Disitu ada huruf lam taukid. Maksudnya ini benar-benar penegasan. Kalau dalam bahasa sunda, itu ada kata "pisan". Jadinya, Kalian pasti akan menaklukkan Konstantinopel pisan! Hehehe! Kelanjutannya, "sebaik-baiknya panglima  adalah panglima yang menaklukkan konstantinopel. Dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan yang dibawa kesana."
Maka orang pun berkata-kata. Ngiler dalam hati mereka. Kenapa? Pasukan yang dipuji Rasul! Yang lebih hebat lagi, in-di-vi-du yang dipuji Rasul! Menjadi panglima terbaik! Seandainya sahabat-sahabat yang dipuji itu aja masuk Syurga, apalagi sebagai panglima yang Rasul katakan yang terbaik! Orang-orang pun langsung berebut!
Yang termasuk berebut adalah Abu Ayyub Al-Anshari. Ketika itu umurnya 80 tahun. Ngomong-ngomong, tahu nggak kakek-kakek umur 80 tahun itu biasanya ngapain aja kira-kira dia? Duduk di kursi roda, goyang-goyang itu? Tapi Abu Ayyub tidak! Abu Ayyub ini adalah pemilik Rumah yang diinapi Rasulullah ketika Rasul hijrah ke Madinah. Sebelum Mesjid Nabawi itu jadi, nginapnya di tempat Abu Ayyub Al-Anshari.
Ketika dia mendengar Yazid bin Muawiyah mau berkangkat ke Konstantinopel, dia katakan, "Yazid, bawa saya ke Konstantinopel."
Yazid jawab, "Jangan Pak, bapak sudah terlalu tua."
"Nggak! saya minta dibawakan ke Konstantinopel!"
"Jangan Pak, beri kesempatan pada yang muda aja."
"Nggak! Saya mau ikut!"
"Jangan Pak, nanti jadi beban."
"Kamu tahu saya ini siapa? Saya ini veteran Perang Badar! Saya harus ikut! Karena saya mau mendengar gemerinci pedang pasukan penakluk Konstantinopel dan derap kaki kuda mereka!"
Maka akhirnya diajaklah karena orang tua, veteran perang badar lagi, siapa tahu bisa bawa keberuntungan. Hehehe! Soalnya memang para sahabat percaya, kalau orang mau perang, bawa bekas prajurit perang badar, itu biasanya menang.
Nah, ketika di jalan, Abu Ayyub sekarat. Dan dia bilang, "Kalau saya meninggal, jangan makamkan saya dimanapun, saya pingin kamu bawa mayat saya sejauh-jauhnya, kemudian makamkan mayat saya di tempat pasukan kaum muslimin yang paling depan. Akrhinya Abu Ayyub sukses dimakamkan di depan tembok Konstantinopel. Jadi ada tanda, Abu Ayyub, 80 years old, was here. Hehehe! Jadi kalau besok-besok ada anak muda, nggak bisa sampe kesitu, itu namanya malu-maluin.


Mereka yang Berusaha Menaklukkan Konstantinopel

Waktu pun berlalu, beberapa tahun telah berlalu. Maslamah bin Abdul Malik pun mencoba juga. Dia membawa 180.000 total pasukan. Tapi juga tidak mampu menaklukkan Konstantinopel.
Harun Al-Rasyid, yang sangat terkenal dengan kekuatan perangnya. Terkenal dengan kekhalifahan Abbasiyyahnya. Kemudian tidak juga mampu menaklukkan Konstantinopel.
Bahkan dua sultan Turki, yang seperti Anda ketahui sendiri, bahwa orang Turki ini memang bangsa perang, pun tidak bisa menaklukkan Konstantinopel, walaupun 2 sultan terbaik yang mencoba. Beyazid pertama. Dan Murad kedua. Nggak bisa juga. Padahal Beyazid ini punya julukan yang artinya the flash. Atau the tundher bolt. Jadi bukan Konoha aja yang punya the yellow flash. Ini juga punya. Hehehe! Memangnya kok nggak bisa-bisa juga ya? Coba lihat gambar berikut ini.


Selat Bosporus

Kira-kira dimana ini? Ini di Selat Bosporus. Adalah selat yang memisahkan antar Asia dan Eropa. Nah, Konstantinopel itulah yang terletak di tengah-tengah, antara Asia dan Eropa. The Gate of East and West julukannya. Sebuah gerbang yang memisahkan antara timur dan barat. Sebuah pertahanan Kristen terakhir di dunia timur. Dan Kristen di dunia barat pun tahu, seandainya pertahanan ini hancur, maka kristen di dunia barat bakal terancam bahaya. Jadinya mereka bahumembahu mempertahankan tembok Konstantinopel.
Maka Napoleon pun berkata, seandainya dunia ini seperti negara, maka ibu kota yang paling pantas adalah Kons-tan-ti-no-pel. Itulah sangkin hebatnya dia.


Wilayah Konstantinopel

Kota ini dikelilingi pertahanan yang sempurna secara alami. Di sebelah utara, timur, dan selatan di kelilingi oleh lautan. Dan di sebelah barat yang berbatasan dengan daratan satu-satunya, ditutup dengan tembok yang sangat kuat sekali. Karena dikelilingi dengan lautan, maka beberapa orang berkata, mereka bersumpah, langit di Konstantinopel lebih indah daripada langit di kota manapun. Karena terpantul cahaya matahari dari laut-lautnya.
Luar biasa! Inilah Konstantinopel! Terus, siapa sih yang bisa menaklukkannya? Nih dia, namanya Muhammad Tsani. Muhammad II bin Murad. Yang lebih kita kenal dengan nama Muhammad Al-Fatih.


Muhammad Al-Fatih

Tahu nggak berapa umurnya ketika dia menaklukkan Konstantinopel? 21 tahun! Kadang ada orang yang bilang pas 30 tahun, 40 tahun, 50 tahun, salah itu. Yang bener, 21 tahun. Gambar ini dibuat ketika dia berumur 21 tahun. Loh kok jenggotnya panjang? Karena dia orang Turki. Jadi jenggotnya panjang. Kalau orang Cina, nggak punya jenggot. Hehehe!
Kadang ada orang nggak berkeprimanusiaan nanya ke saya di twitter, "Ustadz kenapa nggak berjenggot? Saya katakan, "Bukan saya nggak mau, saya ini dalam masa pertumbuhan."
"Ustadz, pakai minyak penumbuh aja."
"Sudah, sudah pernah saya coba! Saya olesin di dagu, tapi nggak bisa tumbuh juga, tapi malah tumbuh di jari! Hehehehe!"
Nah, jadi itu tadilah Muhammad Al-Fatih. Keistimewaannya adalah, dia lahir dari keluarga Murad. Dan dia ini anaknya Murad ke-2. Dari kecil, bapaknya sudah mendidik dia. Karena bapaknya adalah orang yang pernah menjebol tembok Konstantinopel, namun tidak bisa sampai menaklukkan, maka bapaknya berkata, "Mungkin bukan waktu saya. Maka anak sayalah yang akan saya didik untuk menaklukkan Konstantinopel.
Lantas bapaknya menugaskan ulama-ulama untuk mendidik Muhammad kecil ini. Dipanggil dah seluruh ulama yang dikordinator oleh 2 orang ulama Satu, Ahmad Al-Kurani, yang mengajarkan Al-Qur'an kepada Muhammad Al-Fatih, sampai dia khatam pada umur 8 tahun. Dua, yang paling penting adalah Aaq Syamsuddin. Ini gurunya paling luar biasa. Karena dia tak hanya mengajarkan fiqih, ilmu terapan, dan lainnya, tapi juga diajarkan ilmu mental.
Dia membangun sikap mental Muhammad Al-Fatih. Sikap mental kesatria dalam islam. Apa yang dia lakukan? Dia bacakan sejarah-sejarah para sahabat. Dibacakan sejarah panglima besar, kesatria-kesatria besar dalam islam, dan tidak lupa, sejarah Rasulullah Muhammad Saw., ketika berperang strateginya dan taktiknya seperti apa. Bagaimana Rasul menghadapi suatu masalah. Pokoknya diceritainlah semuanya. Sampai-sampai anak ini masih kecil-kecil, kepalanya sudah dipenuhi dengan kisah-kisah kepahlawanan. Kisah-kisah herois. Kisah-kisah Nabi dan seterusnya.
Jadinya pas gede dia nggak takut dengan apapun, kecuali dengan Allah. Nggak kayak mayoritas orang Indonesia, karena salah cerita, jadinya ketika dewasa, terbentuk orang yang salah juga. Sebab refrensi berfikir kita itu cerita di masa kecil. Tanpa kita sadari.
Coba, apa cerita masa kecil orang Indonesia? Kenapa gede jadi koruptor? Kancil mencuri timun! Nyuri selendang bidadari! Sehingga bisa nikah sama bidadari. Kura-kura tanding lari sama kelinci, yang menang siapa? Kura-kura! Sejak itulah muncul kalimat alon-alon asal kelakon. Nah itu gara-gara orang Jawa itu! Hehehe! Bercanda ah! Itulah orang Indonesia, kecil salah cerita, gedenya jadi orang salah.
Lalu suatu hari, Muhammad Aaq Syamsuddin membawa Muhammad Al-Fatih ke suatu tempat dari kejauhan melihat kota Konstantinopel. Lalu ia berkata, "Muhammad Al-Fatih, tahu apa itu?"
Muhammad Al-Fatih jawab, "Konstantinopel."
"Tahu apa itu Konstantinopel?"
"Sebuah kota yang akan kita taklukkan."
Karena Rasul berjanji kota ini akan ditaklukkan, tapi sampai sekarang, ratusan tahu telah berlalu, dan itu terhijab dari tangan kita. Maka Aaq Syamsuddin berkata, "Keluarga Bani Utsman, sampai saya keturunan ketujuh, tidak bisa menaklukkan Konstantinopel. Wahai Muhammad Al-Fatih, bapakmu sudah mencoba menaklukkan Konstantinopel. Dan dia tidak mampu. Kakekmu sudah mencoba menaklukkan Konstantinopel, dan dia tidak mampu. Buyutmu sudah mencoba menaklukkan Konstantinopel, dan dia tidak mampu. Anak-anakmu akan mencoba menaklukkan Konstantinopel, dan mereka tidak akan mampu. Karena menurut saya, orang yang dijanjikan Rasulullah, yang akan menaklukkan Konstantinopel, yang disebut sebagai panglima terbaik, ada di depan mata saya. Engkaulah Muhammad II, sang penakluk Konstantinopel."
Maka anak ini sejak kecil sudah percaya, bahwa, "Sayalah penaluk Konstantinopel." Jadinya kata-kata "Konstantinopel akan takluk" ditamabah, "Harus takluk di tangan saya!"
Karena dia yakin, setiap hari ia pantaskan dirinya. Dengan cara apa? Dia menguasai 8 bahasa ketika berumur 16 tahun. Berapa bahasa? 8! Ketika umur? 16 tahun! Ada disini yang berumur 16 tahun? Oke, lewat! Udah nguasai berapa bahasa? Tiga. Bahasa Indonesia, bahasa Sunda, bahas isyarat. Hehehe! 3 bahasa! Al-Fatih, 8 bahasa. Dia menguasai bahasa Turki, Persia, Arab, Latin, Yunani, Perancis, Serbia, dan bahasa hebrew. Berarti benarlah kalau ada yang mengatakan, bahwa kecerdasan seseorang dapat diukur dari berapa bahasa yang bisa ia kuasai. Atau, berapa kosakata yang ia punya.
Dia juga sudah menjadi sultan ketika berumur 12 tahun. Dan yang paling fenomenal untuk memantaskan diri di depan Allah, dia selalu melaksanakan sholat rawatib dan sholat tahajjud, setiap hari, dari dia baligh, hingga dia meninggal. Wuih! Setiap hari!
Kok gitu? Karena dia tahu, bahwa Rasul katakan, pemimpin yang terbaik adalah pemimpin yang menaklukkan Konstantinopel! Berarti paling dekat dengan Allah! Nggak mungkin paling dekat dengan Allah kalau nggak pernah sholat tahajjud! Dan sunnah-sunnah nawafil lainnya. Maka ia perbanyak itu semua, untuk memantaskan diri sebagai menjadi yang terbaik, sehingga Allah akan memilih dia menjadi penakluk Konstantinopel. Dan nggak hanya menjadi penakluk yang terbaik, dia juga harus memiliki pasukan yang terbaik.
Nah, bagi yang kerap main Game, Age of Empire, pasti tahu pasukan khusus Turki itu namanya The Royal Janissaries. Pasukan yang sampai perang duina pertama pun menjadi pasukan yang terbaik. Kok bisa? Karena orang-orang barat bilang, wajar saja pasukan yang begitu bisa menguasai dunia, soalnya mereka itu kalau bangunnya pagi-pagi, kalau makan secukupnya, tidurnya di tanah, selalu berkuda hampir seluruh hidup mereka, dan kalau 100.000 dari mereka kalau berangkat, jauh lebih senyap daripada pasukan kristen.
Bisa dibayangin kan? Jadi kalau 100.000 pasukan orang muslim itu kalau berangkat, jauh lebih senyap dan langsung melaksanakan, daripada 100.000 pasukan kristen. Itu kata orang Perancis, yang notabene kristen. Katanya kalau pasukan muslim berangkat itu kayak disuruh mau ke Kondangan. Tahu kondangan kan? Semuanya mau serba duluan, nyari makanan, hehehe! Kalau orang kristen itu patudung-tudung, maksudnya, "Duluan saja.. duluan saja.." Hehehe!


Pasukan khusus Turki The Royal Janissaries

Nah, jadi, Al-Fatih membangun 7.000 pasukan, yang dikumpulkannya dari kecil, dalam barak-barak tertentu, setiap barak di tempatkan oleh para ulama untuk mengajar mereka. Ushul fiqih, strategi perang, dan disiplin-disiplin ilmu lainnya, dan setengah pasukannya selalu melaksanakan tahajjud pada malam hari. Itu baru pasukannya.


Benteng Rumeli Hisari

Berikutnya, setelah secara pasukan dia sudah siap, dia juga membangun benteng yang tak tergoyahkan. Dia juga membangun perangkap untuk menaklukkan Konstantinopel. Dia bangun benteng Rumeli Hisari, melanjutkan buyutnya yang membangun Anadoluhisari. Coba lihat gambar berikut ini. Kira-kira ini dimana ini? Yak, betul. Ini di selat Bosporus.


Selat Bosporus antara Asia dan Eropa

Di sebelahnya itu Asia dan Eropa. Jadi kalau suatu hari Anda ke Turki, kemudian Anda berdiri disini, Anda bisa melihat Eropa di ujung satunya lagi. Cuma sedikit kok jaraknya. Cuma sekitar 500 meter. Bisalah kalau mau berenang. Biar nanti palingan kalau nggak keram di jalan, yah di makan hiu. Hehehe!
Nah, kalau gitu lihat. Inilah Konstantinopel terletak di bawah. Dan Al-Fatih berkata, "Seandainya kita serang dari sebelah barat Konstantinopel, maka dia tidak akan pernah bisa ditaklukkan, karena ada selat Bosporus yang menjadi nyawa mereka. Mereka akan selalu dapat logistik selama itu tidak kita tutup. Maka itu harus kita tutup.
Gimana caranya? Makanya buyutnya bangun benteng Anadoluhisar, tapi Al-Fatih punya ide yang lebih stres lagi, dia pingin bangun benteng di wilayah musuh. Di seberangnya. Untuk menutup selat Bosporus. Ketika kaisar Konstantinopel tahu, dia kirim surat ke Muhammad Al-Fatih lalu berkata, "Woi! Kamu ini orang mana!? Tahu nggak, dulu buyutmu sultan Beyazid pas bangun benteng ini, buyutmu minta izin kepada kami sebagaimana seorang anak meminta izin pada bapaknya. Lah, kamu, udah bikin benteng di tanah orang, nggak pake izin lagi!"
Lalu Al-Fatih balas, "Sorry, saya kasih tahu Anda, wilayah Konstantinopel adalah wilayah yang dibatasi oleh tembok. Sisanya, sama sekali bukan wilayah Anda. Bahkan, bila saya meminta untuk membangun benteng, saya tidak perlu meminta izin pada siapapun. Itu urusan saya. Dan kalau Engkau menyebutkan tentang sultan-sultan sebelum saya, ketahuilah, sultan yang sekarang itu berbeda dengan sultan yang kemarin. Apapun yang tidak mampu mereka laksanakan, akan mampu saya laksanakan. Apapun yang tidak mampu mereka selesaikan, akan saya selesaikan dalam waktu singkat. Siapa lagi yang berani datang kemari, membawa acara seperti ini, saya yakinkan bahwa mereka tidak akan pulang dalam keadaan hidup." Wah, diancam! Kemudian mereka pun nggak berani lagi datang.


Anadolu Hisari dan Rumeli Hisari

Setelah diancam, Al-Fatih pun memulai agendanya, dia membangun 2 benteng yang saling berhadapan, sehingga setiap kapal yang keluar masuk Konstantinopel, harus lapor ke Muhammad Al-Fatih. Kalau nggak lapor, nanti ditembak kapal karam. Gambar di atas barusan adalah gambarnya. Dan gambar berikut inilah gambar aslinya.


Anadolu Hisari

Andalou Hisari. Di bangun pada tahun 1393 sampai 1394 oleh buyutnya Al-Fatih. Tingginya 25 meter. Di gambar itu ada mobil, coba bandingin tingginya sama bentengnya. Gede nggak? Gede banget. Kalau di situ pintu masuknya, Anda mau masuk, mau ke WC, jadi Anda harus naik angkot dulu. Hehehe! Nah, itu Anadolu Hisari. Sekarang lihat yang lebih keren lagi, berikut ini gambar benteng punyanya Muhammad Al-Fatih. Namanya Rumeli Hisari.


Rumeli Hisari

Bentang yang luasnya 30.000 meter persegi. Di foto ini juga ada mobil, bisa dibandingkan besarnya dengan benteng. Struktur semua ini SE-LE-SAI dalam waktu 4 bulan! Berapa lama? em-pat bu-lan! Bayangin aja. BERAPA LAMA?? EM-PAT BU-LAN!! Ngomong-ngomong flyover Jakarta sudah jadi belum? Nah, itulah contoh orang yang serius sama orang yang nggak serius. Hehehe!
Luar biasa memang. Ketika benteng ini sudah jadi, mereka juga menjulukinya sebagai BoÄŸazkesen. Yang dalam bahasa Indonesia artinya, penggorok tenggorokan. Juga, pemotong selat. Inilah karya seorang anak muda. Nah, tapi yang namanya anak muda, pasti ada halangan ya kan. Berikut ini adalah halangan sang anak muda itu. Namanya, tembok Konstantinopel.


Tembok Konstantinopel

Tembok ini dibuat pada tahun 300. Sampai pada tahun 1400, tembok ini nggak pernah jebol. Jadi kalau ada suatu struktur buatan manusia yang nggak pernah jebol selama ribuan tahun, inilah dia. 1123 tahun perawan. Lama sekali. Memangnya kok bisa perawan sebegitu lamanya? Tingginya 18 meter. Bayangin aja. Jangan bayangin tahun 2013, bayanginlah tahun 300-an sampe 14000-an, tingginya 18 meter. Kayak gedung berlantai 6. Kalau ada artis disitu kira-kira ukuran artisnya segitulah. Kecil banget. Hehehe! Tak hanya memiliki tinggi 18 meter, tapi ternyata tembok ini memiliki 3 lapis. Perhatikan gambar berikut ini.


Struktur Lapis Tembok Konstantinopel

Lapis pertamanya parit. Lebarnya 20 meter. dalamnya sekitar 10 meter. Jadi kalau Anda naik kuda, harus berhenti disitu. Kalau terus nekat berenang, akan dipanah dari situ. Anggap Anda bisa mengelakkan panahnya, manjat dan membunuh penjaganya, Anda bakal dipanah lagi dari atas situ. Tingginya sekitar 5 meter. Lebarnya sekita 3 meter. Pun kalau Anda bisa manjat juga, Anda bakal dipanah dari atasnya lagi, yang tingginya sekitar 8 meter, lebarnya sekitar 5 meter. Kalau pun bisa manjat juga, dibalik situ ada pasukan yang sudah menanti dengan pedang-pedang mereka.
Inilah yang harus dihadapi Muhammad Al-Fatih. Pertahanan yang tak pernah ditembus selama 1123 tahun.  Kalau Anda jadi Muhammad Al-Fatih, mau Anda apain kira-kira ini temboknya? Pakai bom? Nggak bisa, belum ada bom dulu. Pake meriam? Meriam juga nggak ada. Pake tangga? Di lempar batu dari atas. Lewat bawah? Usul bagus, sudah ada yang pernah coba lewat bawah.
Orang Serbia mencoba membuat terowong biar lewat dari bawah, dan mereka berharap bakal muncul langsung di belakang tembok, dan langsung mengkagetkan orang-orang di sana. Tapi ternyata orang-orang Konstantinopel lebih pinter. Apa yang mereka lakukan? Mereka memasang baskom-baskom di setiap 1 meter. Kemudian mereka isi dengan air. Jadi, asal ada yang lewat bawah, gali terowongan, maka air akan bergerak. Treeet.. treeeett.. treeeettt.. jadinya orang Konstantinopel tahu. Siapa yang menggali, arahnya kemana, munculnya dimana bisa diprediksi, bangun lobang untuk counter attack, lalu dibakar disitu hidup-hidup. Bukan usul yang bagus.
Terus gimana kira-kira? Terbang? Nggak ada! Hehehe! Kuda troya? Belum bisa! Hehehe! Pake pintu kemana saja? Terlalu banyak nonton! Hehehe! Terus Al-Fatih bilang, kalau coba cara-cara yang udah pernah dicoba, pasti nanti bakal gagal juga. Jadi gimana? Harus ada cara yang belum pernah dicoba. Cara apa itu? Dia nggak tahu, yang dia tahu adalah, "Siapa yang bertawaqal, Allah akan kasih ke dia jalan keluar. Dan akan dicarikan jalan dari jalan yang tidak diduga-duga." (QS. Al-Thalaq: 2-3).
Ternyata betul. Pucuk dicinta, ulam pun tiba. Suatu hari ada seorang seniman senjata, paling ahli di dunia. Namanya Orban. Kebangsaan Hongaria. Dan dia kafir. Karena kesamaan aqidah, datanglah dia ke kaisar Konstantinopel. Lalu dia bilang, "Bos, gue punya rancangan senjata nih Bos. Mau bikin nggak Bos?" Kaisar ngelihat dan berkata, "Bagus juga senjata lo. Berapa harga buat bikinnya?" Kata si Orban, "Harganya segini. Materialnya ini, ini, ini, dan lain-lain. Bisalah saya bikin sekarang." Kaisar bilang, "Sorry, kita lagi nggak ada duit. Gini aja. Kalau kamu mau, kamu tinggal disini dulu. Kita kumpulin duit dulu. Kalau kita punya duit, baru kita bikin senjatanya."
Setahun dia tinggal disana, senjatanya nggak dibuat-buat juga. Yang namanya pembuat senjata, nggak punya ideologi, lama-lama dia pergi ke tempat tetangga yang punya duit. Dia datang ke tempat Muhammad Al-Fatih dan dia bilang, "Bos, gue punya rancangan senjata nih Bos. Mau bikin nggak Bos?" Al-Fatih langsung berkata, "Bisakah engkau membuat senjata yang bisa melontarkan peluru sebesar begini-begini." Si Orban pun bertanya, "Apakah engkau berniat ingin menghancurkan tembok Konstantinopel?" Al-Fatih menjawab, "Kalau iya kenapa?" Kata Orban, "Kalau iya, kebetulan!" Hehehe!
"Saya sudah tinggal setahun disana. Saya tahu setiap sudut-sudut temboknnya. Jangankan menghancurkan tembok Konstantinopel. Menara Babilonia aja bisa hancur dengan senjata saya." Lanjut si Orban. "Berapa bayarnya?" Balas Al-Fatih. "Bayar segini-segini." Maka dibuatlah senjatanya. Ini dia gambarnya. Namanya, The Great Turkish Bombard.


The Great Turkish Bombard

Ini senjata raksana. Fenomenal. Kalibernya 0,7 meter. Kalau ada anak-anak, bisa masuk 3 anak ke situ. Hehehe! Terus panjangnya itu sekitar 5,2 meter. Beratnya 18,2 ton. Jarak tembaknya 1,6 kilometer. Dan sekali nembak, muntahin peluru seberat 680 kilogram. Bisa dibayangin, sangat besar sekali! Dan sangat kuat sekali!
Ketika dites, "Ciuuuuwwwww... DUMB!!" sampe 2 meter di bawah tanah. Al-Fatih katakan, "Bagus. Bagus. Saya pengen Anda buatkan ukuran yang dua kali lipat." Kata si Orban, "Loh? gimana caraya?" Kata Al-Fatih, "Ya terserah Kamu. Kan Kamu yang buat." Hehehe!
Akhirnya setelah dipaksa, 69 meriam selesai dalam 1 tahun. Satu meriam ukurannya 5,2 meter. Satu lagi ukurannya 8,4 meter, raksasa beneran. Sisanya, standart, ukuran 3-4 meter. Nah berikut ini foto yang 3-4 meter yang sampai sekarang masih ada.


The Great Turkish Bombard di Museum Inggris

Sekarang ada di Museum Inggris. Lah kok bisa ada di Inggris? Diminta sama ratu Elizabeth. Dia mohon-mohon, "Pliss.. pliss.. pliss" sampe berkali-kali, akhirnya kita kasih. Nanti kalau dia sudah bosan, bisa kita ambil lagi. Hehehe! Ngomong-ngomong itu ukurannya bisa dibayangkan dengan membandingkan ukuran artis yang ada di foto tersebut. Lho kok ada artisnya terus sih? Ini pesan sponsor soalnya. Hehehe! Nah, setelah semuanya telah jadi, maka dimulailah penyerangan terhadap Konstantiopel.


Penyerangan Al-Fatih Terhadap Konstantiopel

Ketika 1453, mereka menyerang Konstantinopel mulai dari awal. Nah yang ditandai itulah Konstantinopel yang sudah saya katakan. Lumeri Hisari dan Anadolu Hisari ada di ujung atas sebagai pemotong selat tadi. Dan kemudian diserbu dari 3 arah. Gimana caranya? Garis yang paling kiri itu adalah tembok yang tadi saya tunjukin. 7,5 kilometer. Jadi tembok itu tadi bukan 100-200 meter. Tapi 7500 meter! Kayak dari Cawang ke Simanggi. Panjangnya minta ampun itu!
Tanda panah itulah serangan Al-Fatih. Dari 3 arah. Yang di bawah itu dia nyerang dari laut Marmara, dia serang dengan pasukan laut. Kemudian berusaha masuk teluk Tanduk Emas, dan berusaha menyerang lewat temboknya. Beberapa kapal pun dikonstruksi. Tepatnya, 400 kapal. Untuk menyerang bagian selatan.



Penyerangan Muhammad Al-Fatih Terhadap Konstantinopel Arah Selatan

Dari sebelah timur, beberapa kapal kecil berusaha masuk dari teluk Tanduk Emas.


Penyerangan Muhammad Al-Fatih Terhadap Konstantinopel Arah Utara

Dan total 250.000 pasukan menyerang Konstantinopel berjalan kesana dalam waktu 2 bulan. Dan setelah 2 bulan, mereka pun berbaris, sehingga orang-orang kristen melihat dan bilang, "Kami melihat pasukan Muslim berjalan seperti sungai dari besi karena sinar dari baju zirah yang mereka pancarkan dari matahari, dan mengelilingi kami, seperti gumapalan pasir dari pantai sampai ke pantai. Jadi bisa dibayangin dari gambar peta di atas. Dari pantai sampai ke pantai, semuanya, muslim!


Penyerangan Muhammad Al-Fatih Terhadap Konstantinopel Arah Barat

6 April, Al-Fatih bariskan pasukannya 1,5 kilometer dari tembok kota. Cukup jauh untuk ditembakkan panah. Tapi cukup dekat untuk disaksikan oleh orang-orang non-muslim disana. Dan pada hari yang sama, Al-Fatih melakukan sebuah pertunjukan keimanan. Hari itu sholat Jum'at, dan mereka sholat Jum'at tepat di depan dinding Konstantinopel. Adzan berkumandang. Orang Konstantinopel untuk pertama kalinya sadar, "Mungkin itu terakhir kalinya mereka melihat salib berada di atas Aya Sofia." Kemudian, terjadilah penyerangan.
Terus, yang menang siapa? Pegang mana? Muhammad Al-Fatih atau Konstantinopel? Hehehe! Muhammad Al-Fatih? Maunya sih begitu. Tapi ternyata kenyataannya nggak begitu. Kenyataannya adalah 400 kapal yang disiapkan, dihancurkan hanya dengan 27 kapal. 27 menang melawan 400. Kenapa yang 27 bisa menang? Romawi lebih hebat teknologi lautannya. Orang Itali kalau bikin kapal itu ukurannya 10 sampai 14 kali lipat lebih besar daripada kapal-kapalnya kaum muslim. Makanya orang-orang Itali punya pakaian khusus pembuat kapal, namanya Geans. Namanya dari kota Genoa. Gean.


Penyerangan Konstantinopel Terhadap Muhammad Al-Fatih Arah Barat

Terus di sebelah timur gimana? Disana ada dipasang rantai segede kingkong di selatnya. Sehingga tidak ada satu pun kapal yang bisa masuk.


Penyerangan Konstantinopel Terhadap Muhammad Al-Fatih Arah Utara

Bagaimana dengan sebelah barat? Kan tadi meriamnya sangat hebat sekali? Betul. Meriamnya ditembakkan, satu demi satu, lalu mengakibatkan kerusakan yang sangat besar. Tapi baru ketahuanlah kelemahan meriamnya. Apa kelemahannya? Kelemahannya, kalau reload itu 3 jam sekali. "DUAAARR!!" tembak. Sebentar, tunggu dingin dulu. Lapisin sama minyak dulu. Lalu masukin lagi mesiunya. Angkat lagi barang-barang yang berat itu. Bijinya itu. Lalu masukin lagi, arahkan, terus, "DUAAARR!!". 3 jam sekali. Urusannya nggak selesai-selesai. Bayangkan coba, tembak, hancur, semen. Tembak, hancur, semen. Tembak, hancur, semen. Nggak selesai-selesai.


Penyerangan Konstantinopel Terhadap Muhammad Al-Fatih Arah Barat

Tanggal 6 April mereka mulai, sampai tanggal 20 April, tidak ada secerca pun kemenangan. Kepercayaan diri yang sudah mereka bangun sangaaat luar biasa besar, hancur dalam waktu 2 minggu. Karena yang mereka lihat adalah sebaliknya. Pasukannya malah menjadi sedikit. Mayat-mayat semakin bertumpuk. Dan epedemis semakin merajalela. Dan dalam peperangan, coba ingat, siapa yang tidak diuntungkan seiring berjalannya waktu? Yang mengepung atau yang dikepung? Yang mengepunglah yang tidak diuntungkan.
Coba saja, pikirkan makannya orang banyak. Meski punya duit, itu sangatlah susah. Wong 250.000 orang pulak. Jangankan makan, banyagin coba kalau mau pipis. Satu hari ngeluarin pipis 1 liter. Gimana caranya? Bayangin lagi kalau ada dokter jugalah. Belum lagi soal pesesnya.
Maka ketika banyak kesulitan melanda, mulai muncullah suara-suara sumbang. Tahu suara sumbang itu gimana?
"Pulang aja yuk.."
"Kayaknya kita nggak bakal menang deh.."
"Ini salah ini! Muhammad Al-Fatih salah ini! Salah perhitungan dia ini! Dia ngikutin janji yang sebenarnya bukan untuk kita!"
"Kita nggak akan bisa menang! Ini terlalu kuat ini!"
"Rasul ini maksudnya bisa jadi bukan ini haditsnya ini! Bisa jadi maksudnya adalah kiasan!"
"Gara-gara Muhammad Al-Fatih nih kita jadi mati disini! Coba kalo dia nggak memberangkatkan kita, kita nggak akan mati disini! Bukankah Al-Qur'an mengatakan bahwa nyawa kaum muslimin lebih berarti dari dunia dan seisinya! Apalagi cuma satu kota doang!"
Mulai muncul, sudah salah pakai dalil pulak, inilah orang yang paling saya sebel ini. Kemudian setelah semua yang seperti itu terjadi, Al-Fatih paham, kemudian mengumpulkan seluruh komandan-komandannya. Diadakanlah rapat darurat. Lalu Al-Fatih bilang, "Oke, bicaralah kalian semua. Kira-kira kita harus apa. Pulang atau lanjut perang?" Akhirnya semua pada diem. Nggak ada yang berani ngomong.
Ada satu orang doang yang berani ngomong. Orang yang paling tua. Jenggotnya sudah putih semua. Dan dia katakan, "Wahai Muhammad Al-Fatih, saya ini adalah penasehatmu dari zaman bapakmu! Saya tahu kamu secara persis! 100% saya tahu! Kamu itu pemimpin besar! Cenderung berpotensi menjadi pemimpin yang paling hebat! Karena skillmu luar biasa! Strategimu jago! Karena itu menurut saya, sekarang kita mundur dulu ajalah. Lebih baik kita terima ajalah 70.000 keping emas. Daripada Konstantinopel, dan pasukan kita habis."
Al-Fatih pun nggak seneng. Dan sebelum dia angkat bicara, tiba-tiba ada seseorang yang menggebrak meja. DUAMMB!! Ternyata yang menggebrak itu adalah salah seorang pasukan yang merupakan mualaf dari Yunani. Dia katakan, "Jangan dengarkan kata-kata dia! Sesungguhnya dia akan menghancurkan semangat kita! Perlu saya kasih tahu, bahwa apapun yang kita mulai, harus kita selesaikan. Karena Alexander Agung datang dari Barat menaklukkan sebagian besar Timur, hanya dengan pasukan sejumlah setengah dari pasukan kita! Kita aja bawa pasukan dua kali lipat, masak kita kalah di bawah susunan batu-batu? Saya nggak terima!"
Lanjutnya, "Lagipula apapun yang kita mulai, harus kita selesaikan! Dan ingat, kita kesini bukan untuk kembali! Melainkan untuk syahid di jalan Allah! Atau menjadi Ghozi di jalan Allah! Maka tidak ada yang bisa kita lakukan, selain teruskan serangan! Kemudian ketatkan tekanan kepada mereka! Dan kemudian menangkan pertandingan!" Setelah itu semua, lalulah mereka memutuskan. Lanjut atau nggak nih? Lanjut nggak nih? Kalau mau lanjut, yaudah kita juga lanjut. Hehehe!
Setelah ini mereka perpikir begini. Jadi itu di tempat yang kita beri garis tadi itulah tembok. Cemana caranya biar kita bisa masuk kesana? Mereka bilang, "Begini Pak. Kenapa tembok itu begitu kukuh, kenapa asal diserang, nanti cepat-cepat ada yang memperbaiknya lagi. Pasukan utama mereka terkumpul di sebelah barat. Makanya setiap kerusakan yang mereka terima, mereka bisa lakukan reparasi. Sedangkan di tempat yang ada rantainya tadi itu kosong nggak ada pasukan. Karena mereka begitu yakin dengan rantai yang mereka pasang disana. Nggak ada pasukan pertahanan di sebelah utara."
Lanjut mereka katakan begini, "Kalau kita bisa masuk lewat sebelah utara, dan nyerang dari sebelah utara, maka pasukan di sebelah barat terpaksa harus pergi ke sebalah utara. Terpecah pasukan mereka. Kalau sudah terpecah, mereka tidak akan bisa mereparasi secepat semula. Itulah strategi kita.
Terus caranya, gimana biar bisa masuk ke utara tadi? Soalnya kan masalahnya ada rantai yang segede kingkong. Jadi gimana caranya? Loncat? Udah dicoba gak bisa! Emangnya lumba-lumba! Lewat bawah? Udah dicoba gak bisa! Bukan Sub Marine! Potong? Udah dicoba gak bisa! Rantainya segede kingkong nih! Nggak bisa dipotong! Terus gimana? Tabrak? Udah dicoba gak bisa! Kapal karam, nggak bisa! Jadi cemana? Jadi setelah semuanya nggak ada lagi yang bisa kasih saran yang bagus, akhirnya semuanya menyerah lagi.
Lalu Al-Fatih katakan, "Tenang. Jangan menyerah. Setiap usaha itu ada hasilnya. Dan setiap masalah itu akan ada solusinya. Gini aja, kalau kita nggak bisa melewati rantai itu, mending kita abaikan saja rantai itu." Gimana caranya? "Gampang. Kita kan punya kapal. Kapalnya, kita parkirkan dulu di Galata. Setelah kapalnya didaratkan di Galata, maka kapalnya kita angkat ke ujung. Setelah kita angkat, kita taruh di air lagi. Gampang kan? Sekarang kapal kita sudah berapa di wilayah musuh."


Kapal Pasukan Musliminin diangkat ke Bukit Galata hingga Masuk Wilayah Musuh




Bukit Galata

Mereka bilang, "Betul juga yah. Kenapa nggak kepikir yah? Tapi mohon maaf sultan, apakah sultan lupa bahwa Galata itu sebuah bukit!? Berapa kilometer itu?!" Al-Fatih katakan, "Saya tahu itu sebuah bukit. Lebih dari apa yang kalian tahu. Karena saya sudah menyelidiki setiap daripada tanah-tanah disini. Tapi coba Anda pikirkan, kalau Anda tidak pernah menyangka sama sekali bahwa kapal akan kita lewatkan melalui Galata, maka tidak ada satu pun orang Konstantinopel yang akan menduga, bahwa kapal-kapal akan kita pindahkan melalui bukit Galata."
Ini strategi sempurna. Rasulullah selalu menyarankan dalam strateginya sebuah kejutan. Itulah strategi favorit Rasulullah. Maka semua pun sepakat pada tanggal yang sama, kapal-kapal akan dipindahkan melalui bukit galata. Dan apa yang terjadi? Esoknya yang terjadi adalah sebuah keajaiban strategi perang. 72 kapal pindah beneran dari selat Bosporus ke selat Tanduk Emas dalam waktu satu malam. Berapa kapal pindah? 72! 72 kapal perang pindah! Dari selat Bosporus ke selat Tanduk Emas! Dalam waktu satu malam!


72 Kapal Pindah dari selat Boporus ke selat Tanduk melalui bukit Galata dalam waktu 1 malam!

Tanggal 22 April, orang-orang Konstantinopel merasa aneh. Kenapa? Karena tiba-tiba mereka mendengar suara takbir dari arah yang tidak seharusnya. Soalnya yang mereka tahu seharusnya daerah itu steril. Ketika mereka lari tunggang langgang dan merasa kaget, dari arah takbir itu, mereka lari ke atas tempat yang paling tinggi, dan melihat ke arah bukit Galata, kemudian mereka menyaksikan sesuatu yang horor. Bendera La Ilaha Illallah, Muhammadur Rasulullah, berkibar di atas bukit Galata. Dan saat mereka melihat ke bawah, yang mereka saksikan pemandangan-pemandangan yang merenggut nyali mereka semua. Kapal-kapal perang satu per satu berbaris melewati bukit Galata, memasuki wilayah mereka, yang mereka rasa paling aman, sekarang berubah menadi wilayah yang paling berbahaya bagi mereka!
Saat itulah mereka mengatakan, "Tolong bangungkan saya! Tolong bangungkan saya!" Tapi mereka tidak bisa bangun dari mimpi buruk mereka. Karena itu adalah sebuah kenyataan pahit yang harus mereka terima. Dan mereka katakan pada saat itu, Konstantinopel is over. Konstantinopel sudah selesai. Al-Fatih gila. Dia menjadikan pengganti ombak-ombak di lautan adalah bukit-bukit Galata untuk melambungkan kapal-kapal dia.
Peperangan pun dilanjutkan sampai tanggal 27 Mei 1453. Hampir 2 bulan mereka menyerang. Hampir 2 bulan mereka mengepung. Nggak ada secerca kemenangan pun pada awalnya, berubah semenjak kapal itu berpindah. Nah, setelah mengepung selama 2 bulan, Al-Fatih kerahkan banyak inovasi perang, mengeluarkan teknologi perang terbaru, dan lain-lain, sampai bisa merebut sebuah wilayah besar, lalu tembok itu pun dihancurkan sampai tidak bia direparasi lagi. Pada suatu wilayah tembok, ada lobang yang sangat besar.


Penyerangan Kaum Muslimin Terhadap Konstantinopel

Dan saat itu Al-Fatih mengatakan, "Tanggal ini 27, kita berhenti berperang dulu. Semuanya berhenti berperang." Kenapa? " "Saya informasikan, bahwa tanggal 29 kita akan melakukan sebuah serangan yang terakhir. Karena pada tanggal 29 itu kita akan melakukan serangan yang terakhir, maka besok tanggal 28 jangan berperang, kita semua akan berpuasa sunnah. Supaya mensucikan diri kita. Kita minta pada Allah agar Allah memuliakan kita. Agar Allah memudahkan kita dalam menaklukkan Konstantinopel."
Tanggal 28, dari shubuh sampai maghrib, suasana syahdu pun terdengar. Alunan ayat suci Al-Qur'an terdengar dimana-mana. Ulama turun ke bawah, menyemangati pasukan kaum muslimin. Dibacakan hadits-hadits penaklukkan Konstantinopel, hadits-hadits kemuliaan jihad, dan sebagainya. Dan kemudian mereka disemangati.
Kemudian pada tanggal 29, jam 1, semua dikumpulkan. Lalu Al-Fatih berkhotbah kepada mereka, dengan sebuah khotba yang masih kita ingat sampai sekarang. Apa khotbahnya?
"Seandainya penaklukan kota Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah SAW telah menjadi kenyataan dan salah satu mukjizatnya telah terbukti, maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadits ini, yang berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena itu, sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini, akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam. Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini. Hendaknya mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran"
Karena Al-Fatih sadar betul, kekuatan dia tidak ada apa-apanya, strategi dia bukan penentu kemenangan, tapi penentu kemenangan adalah, tidak bermaksiatnya seseorang kepada Allah. Karena itulah Allah mengizinkan mereka untuk menang. Izin dan pertolongan Allah! Itu saja. Selesai. Dua itu saja! Izin dan pertolongan Allah!
Lalu Al-Fatih pun mengerahkan pasukannya, serbu dengan bismillah! "Kalau aku tidak bisa menguasai kota ini, lebih baik aku tidak usah memimpin sama sekali!" Maka pasukannya pun menggebu-gebu dari gelombang demi gelombang. Dari jam 2 malam, terus sampe jam 4. Dari jam 4 sampe jam 6. Jam 6 sampe jam setengah 7. Sebelum matahari bersinar dari sebelah timur, the rest is history. Konstantinopel takluk.

Kemudian Al-Fatih masuk dengan bendera La Ilaha Illallah, Muhammadur Rasulullah. Lalu berkata, "Alhamdulillah, semoga Allah merahmati para syuhada, memberikan kemuliaan pada para mujahiddin, serta kebanggan dan syukur kepada rakyatku. Dan dia pergi menuju ke depan gereja Ayo Sofia. Sampai di depan Gereja, turun dari kuda, dia sujud ke arah Mekkah, dengan emosional dia ambil segenggam tanah Konstantinopel dan melatakkannya di atas kepala dia, sebagai perwujudan bahwa dia hanya berasal dari tanah.

Masuk ke dalam gereja Aya Sofia, lalu mendapatkan ribuan orang disitu menangis histeris. Anak-anak, orang tua, ibu-ibu, semuaa menangis hissteris karena mereka merasa akan dibunuh. Karena mereka merasa Al-Fatih akan membalaskan dendam orang-orang Spanyol. Karena pada saat yang sama, Spanyol sedang direkonkuista.

Makanya Anda tidak akan menemukan orang-orang muslim disana ataupun orang-orang yahudi. Karena orang yahudi dan muslim diberikan 2 pilihan oleh mahkamah inkuisisi. Satu, apakah mau masuk kristen. Dua, sembelih. Sampai ulama-ulama mengatakan, darah mereka menggenang di Andalusia, Spanyol, sampai setinggi mata kaki genangan darahnya.
Itulah yang terjadi. Tapi Al-Fatih katakan, "Tidak. Kalian tidak akan dibunuh. Pergilah kalian dari kota. Yang ingin keluar kota, kami jamin. Yang ingin tetap tinggal di kota, kami jamin properti mereka. Tapi kami minta tempat ini dijadikan sebagai Mesjid." Seluruh gambar-gambar yang tidak senonoh pun dibersihkan, seluruh patung-patung dikeluarkan. Ashar, adzan pertama kali dikumandangkan di Konstantinopel. Pertama kali, dan sampai detik ini saya berbicara, tidak selesai-selesai. Tapi sayangnya tempat ini sekarang dijadikan sebagai? Museum. Tunggu orang-orang hebat datang lagi ke situ.
Kemudian salah satu yang menjadi niat saya datang ke Turki, lalu pergi ke Aya Sofia, terus, sholat di situ. Besoknya Anda akan dapat berita bagus. "Seorang muslim dari Indonesia, dideportasi." Heheheh! Ditangkap polisi! Hahaha!

Hm, kayak dongeng ya cerita barusan ini? Bukan dongeng. Walaupun kayak dongeng, tapi ini cerita tentang kehebatan-kehebatan kita. Inti ceritanya bukan di situ. Inti ceritanya di sini.
54 hari mereka berperang. 825 tahun penantian. Ini inti ceritanya. Maksudnya? Maksudnya, 54 hari mereka di Konstantinopel. 825 tahun penantian semenjak keluar dari lisannya Rasulullah, ""Madinata hirokli tuftahu awalan Kunstatinia." Akan ditaklukkan Konstantinopel! Dan pada saat itu, yahudi tertawa terbahak-bahak! Bilang Rasul kita gila, nggak bener, imajinatif, konyol, dan sebagainya. Sampailah 825 tahun kemudian, ada seorang pemuda yang berkata, "Rasul tidak bohong."
Paham maksudnya kan? Ra-sul ti-dak ni-pu! 825 tahun keyakinan itu mereka jaga! Mereka wariskan dari generasi demi generasi. Mereka estafetkan tongkat demi tongkat estafet. 825 tahun, meyakini janji Rasulullah. Apa rahasia mereka? Inilah rahasia mereka yang tidak ada pada kita.

They believe in something, that cannot be seen by eyes! Mereka percaya pada sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh mata! Ya itulah yang tidak ada pada diri kita sekarang! Karena kita cuma pinter melihat dengan, mata! Pragmatis! Kita cuma bisa melihat peluang di depan mata! Ataupun peluang yang masuk ke akal aja! Padahal dalam islam, peluang itu bisa jadi tidak dapat di indera oleh manusia!
Karena kalau Allah dan Rasul sudah katakan, "It's enough." maka selesai. Seandainya dunia mengatakan, "TIDAK BISA!" Dunia mengatakan, "TIDAK MUNGKIN!" Tapi kalau Rasul berkata, "Iya, bisa." It's enough. Sudah cukup bagi kita untuk menjadi alasan untuk mengerahkan seluruh harta dan mengerahkan seluruh nyawa, untuk berjuang di jalan Allah! Karena Rasul tidak mungkin bohong. Apa rahasinya? They believe in something that can't be seen by eyes.
Coba jawab, kapankah Konstantinopel takluk? 1453? Salah. Ayo jawab, kapan Konstantinopel takluk? Betul, 825 tahun sebelumnya. Lah? Kenapa? Karena ketika Rasul bilang begitu, bagi kaum musimin, it's over! Selesai! Kok selesai? Rasul nggak mungkin bohong! Rasul nggak mungkin nipu! Maka setiap kata-kata Rasul, itu kepastian di masa depan! Sebuah hal yang terjadi pada hari esok, itulah yang kita yakini! Bahwa kalau Rasul katakan kita pasti bangkit, berarti KI-TA, PAS-TI, BANG-KIT! Ini pertempuran yang pasti kita menangkan!
Lanjut. Kenapa penting kita tidak melihat dengan mata? Karena yang kita lihat mata itu begini. Ini nih yang kita lihat dengan mata. Ini nih lihat ini.

Miskin. Bodoh. Dihinakan dimana-mana. Dibunuh dimana-mana. Nyawa kita yang paling rendah. Inilah yang dilihat oleh mata. Nah, kalau kita lihat fakta-fakta yang semacam ini, berapa banyak orang-orang yang menyangka bahwa kita akan bangkit? Banyak atau dikit? Dikit? Kenapa kok dikit? BUT TO LOOK BEYOND THE GLORY IS THE HARDEST PART. Melihat pada sesuatu yang belum pernah terjadi, dan itu hadits Rasulullah, adalah sesuatu yang sangat sulit. Yang bisa dilakukan hanya dengan orang yang, beriman! Karena mereka bakal dibilang sebagai orang?? GILA.
Kalau gitu sekarang ayo kita lihat. Kenapa kita perlu meyakini sesuatu yang besar? Contoh. Ada 2 orang anak SD. Yang satu berkata, "Saya akan jadi juara se-Indonesia." Yang satu lagi berkata, "Saya mau jadi juara se-kelas ajalah." Yang lebih berusaha siapa? Yang se-Indonesia? Kalo yang lebih berprestasi siapa? Yang se-Indonesia?
Pertanyaannya saya balik, kalau orang nggak berprestasi, berarti? Berarti usahanya rendah. Kenapa usahanya rendah? Kalau keinginan kuat, usaha kuat. Kalau usaha kuat, prestasi kuat. Kalau prestasi rendah, berarti karena keinginannya rendah. Kenapa keinginannya rendah? Karena keyakinannya nggak ada.
Pertanyaan saya, sudah merasa berprestasikah kita dalam islam? Belum? Kalau belum berarti usaha kita? Rendah! Kenapa usaha kita rendah?! Karena kita nggak yakin apapun! Beda dengan anak ini:

Anak ini meyakini Konstantinopel akan takluk, pada umur 8 tahun. 8 tahun dia meyakini Konstantinopel pasti takluk. 21 tahun dia menjadi penakluk Konstantinopel.
Walaupun awalnya saya kira 23 tahun. Saya masuk islam pada umur 18 tahun. Pada 18 tahun itu saya diceritakan tentang Muhammad Al-Fatih. Ketika diceritakan itu oleh ustadz saya, ustadz Fatih Karim, dia cerita, "Ini ada orang hebat. Namanya Muhammad Al-Fatih. Umurnya 23 tahun, dia bisa menaklukkan Konstantinopel." Setelah saya teliti, ternyata 21 tahun. Tapi waktu itu saya percaya 23 tahun.
Lalu saya katakan, "Kang, kalau gitu nama islam saya adalah Muhammad Al-Fatih." Lah kenapa? Karena masih ada satu kota lagi yang belum takluk. Kota apa? Roma. Muallaf gila itu! Hehehe! Hah itu udah biasa! Rasul dibilang gila. Sahabat dibilang gila. Al-Fatih dibilang gila. Shalahuddin Al-Ayyubi dibilang gila. Tambah satu lagi kayaknnya nggak masalah. Hehehe! Itulah yang menjadi keyakinan saya.
Kemudian ketika umur saya sudah 23 tahun, ternyata saya tidak bisa menaklukkan apapun, yang saya taklukkan hanya seorang istri. Hehehe! Akhirnya saya katakan, kayaknya memang bukan nasib kita menaklukkan kota Roma. Saya katakan ke istri saya, "Dek, kalau gitu nama anak kita aja, harus Muhammad Al-Fatih." Oke, sepakat. Insya Allah nama anak kita Muhammad Al-Fatih.
Tahun 2008 kita punya anak pertama. Alhamdulillah, namanya nggak jadi Muhammad Al-Fatih karena perempuan. Hehehe! 2010 akhirnya kita punya anak laki-laki. Kita mau kasih nama Muhammad Al-Fatih, tapi tiba-tiba semua orang mau bikin namanya anaknya Muhammad Al-Fatih. Hehehe! Lalu saya katakan, "Kayaknya kita nggak jadi deh." Kenapa? Masak semuanya namanya mau Muhammad Al-Fatih! Kok gitu? Karena saya sudah ceritakan cerita ini dari tahun 2008. Jadi orang-orang pingin bikin nama anak Muhammad Al-Fatiiiiihh semuaaaa. Bayangkan, 1 bulan ada 5 orang anak lahir di Rumah sakit, 5 5 nya namanya, Muhammad Al-Fatih!
Nama anak ustadz saya, nama anaknya Muhammad Al-Fatih Alif. Saya tanya, "Kenapa namanya Muhammad Al-Fatih Alif?" Dia bilang, "Alif itu angka pertama. Berarti dia duluan yang sampai ke Roma. Yang lain belakangan. Mohon maaf." Hehehehee! Ada juga yang bikin nama anaknya Muhammad Al-Fatih Al-Awal. Biar nanti dia jadi yang awalan, yang lain belakangan juga! Hahahahaa!!
Lantas saya bilang, "Lah kalau gitu nama anak saya apa? Kok Muhammad Al-Fatih semua? Masa' sama sih?" Akhirnya nama anak saya nggak begitu, nama anak saya adalah, Sifer Muhammad Al-Fatih 1453. Sifer artinya nol. 0. Karena angka 0 itu ditemukan oleh kaum muslimin. Dan kemudian menjadi sebuah simbol bahwa dia harus menjadi 0 di hadapan Allah. Karena dalam bahasa pemrograman kan 0 dan 1. Kalau nggak 1, yah 0. Kalau nggak 0, yah 1.
Maka Sifer Muhammad Al-Fatih 1453. Ada angkanya di belakang. 1453. Serius, ada angkanya di belakang. Hehehe! Pernah pas saya bawa ke catatan sipil, mereka katakan, "Pak, ini apa Pak?"
"1453."
"Maksud bapak drrrus 1451?"
"Bukan, 1, 4, 5, 3, angka itu."
"Pak, angka Pak?"
"Angka!"
"Pak.. ini susah ini pak... 15 tahun saya bekerja disini Pak,, belum ada yang kayak begini!"
Hehehehe!! Maka saya bilang, "Buatlah sekali!" Hehehe!
"Waduh, ini susah Pak.. Gimana kalau ujian, ngelingkarin 1453 nggak ada Pak.."
Wkwkwkwk
Saya bilang, "Jangan pikirin ujian, pikiran sekarang aja. Wiro Sableng aja boleh 212!"
Wakakakaaa.
Akhirnya saya dikasih. 1453. Anak ketiga saya namanya Ghozi Muhammad Al-Fatih 1453. Kenapa? Ada 2 alasan. 1, alasan pertama adalah, saya ingin dia tahu bahwa bapaknya adalah orang stres. Bahwa dia tahu bahwa bapaknya menitipkan pada dia satu beban yang dia bawa dalam nama dia. Dalam seumur hidup dia. Ketika saya tahu, saya nggak mungkin selamanya menemani dia, bahkan saya nggak tahu bisa mengajari di sampai kapan, saya nggak tahu bisa membimbing dia sampai kapan, tapi kalau Allah manggil saya duluan, setidaknya dia tahu untuk apa hidup dia.
Dia nggak usah tanya bapaknya, nggak usah tanya ibunya, nggak usah tanya neneknya, nggak usah tanya siapapun, cukup buka internet, ketik, "1453". Dan dia akan dapat. Satu masa, satu waktu, ketika dunia  benar-benar yakin bahwa Rasul tidak pernah bohong! Dan Rasul itu jelas! Dan dunia akan ditaklukkan oleh islam! Dan itu nggak main-main! Semua dunia sadar itu!
Eropa, pasca 1453, jadi geger! Total! Paus, terkena serangan jantung! Kemudian meninggal! Gara-gara mendapatkan berita seperti itu! Dan karena kemudian seluruh Eropa sadar, Eropa akan segera takluk oleh Muhammad Al-Fatih! Dia nggak berani kalau Al-Fatih sampe kesana.
Jadi pas tahun 1453 itu Al-Fatih udah naklukin Konstantinopel, dia nggak berhenti, sampai usia 49 tahun, merangsai ke wilayah Eropa. Sampai menguasai kota Bari di semenanjung Itali itu. Ketika menguasai Bari, dia kerahkan pasukan yang sangat besar, pengen pergi ke kota Roma, tapi Al-Fatih meninggal di tengah jalan. Paus sudah ketakutan. Ingin mengungsi ke kota Avignon, di Perancis. Ketika mengungsi, dia dapat surat yang berjudul, la grande Aquila de morta. Artinya, elang perkasa itu sudah mati.
Nah, ketika dia mendengarkan itu, dia bersuka cita, ia suruh Gereja membunyikan lonceng setiap 3 hari sekali, atas meninggalnya seorang pemuda, Muhammad Al-Fatih. Alhamdulillah atau innalillah? Hm? Alhamdulillah atau innalillah? Innalillah, 1 pemuda meninggal. Alhamdulillah, itu berarti bukan jatah dia. Berarti jatah siapa kira-kira? Jatah siapa kira-kira?? Jatah kita itu!
Itulah yang pertama. Kemudian yang kedua, kenapa saya pakai nama Muhammad Al-Fatih 1453, supaya pas uda dia gede kemudian dia bekenalan, "Siapa namaya?" "Nama saya Muhammad Al-Fatih 1453." Orang pasti tanya, "Apa itu 1453?" Biar dia jawab, "Nah, dengerin dulu saya mau cerita dari awal sampe akhir." Hehehe! Jadinya dakwah dia.
Cuma ada 2 jenis orang yang ketika mendengarkan bisyarah Rasulullah, kemudian mereka ada 2 ekspresi. Dan ini penting sekali bagi yang ingin jadi pemimpin. Karena satu-satunya yang penting bagi pemimpin yang membedakan antara pemimpin dengan yang dipimpin adalah cuma satu. Visi! Itu inget baik-baik. Bisyarah! Itulah yang membedakan antara yang dipimpin dengan yang pemimpin. Pemimpin selalu memegang bisyarah lebih kuat daripada yang lain. Karena itu jalan dia lebih jelas, jalan dia lebih terang, dan dia lebih percaya dengan bisyarah.
Cuma ada 2 jenis orang yang ketika dibicarakan bisyarah. Satu, ketawa terbahak-bahak. Itulah orang yahudi. Yang kedua, yakin, kemudian mereka memantaskan diri dan memperjuangkan itu, walaupun seberapa mustahil kondisinya, karena itu janji Rasul dan janji Allah, itu layak untuk diperjuangkan. Pertanyaan saya, yakin nggak Roma akan takluk? Yakin Roma akan takluk?! YAKIN?! Takbir! Allahu Akbar! Takbir itu tangannya ke atas. Takbir! Allahu Akbar!  Kalau nggak percaya, berarti termasuk orang-orang Yahudi. Hehehe! Pamaksaan nih, hehehe!
 Baik, terima kasih. Inilah yang bisa saya sampaikan. Bila ada yang salah, saya mohon maaf. Kalau ada yang mau materinya nanti silahan dicopy. Kalau ada yang mau videonya, nanti saya bagiin videonya. Ada yang salah mohon maaf. Ada baik hanya berasal dari Allah. Ada yang mau bukunya silahkan ada di belakang. Assalamu'alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh.
Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh- sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama (Islam) yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa.Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik. (QS an Nuur [24] : 55)


Wanita Yang Tidak Layak Dijadikan Istri

Wanita Yang Tidak Layak Dijadikan Istri


Wanita sebenarnya adalah mahluk ciptaan tuhan yang paling indah serta mulia. wanita mempunyai pembawaan serta karakteristik berlainan satu sama lainnya. Wanita yang baik sukar di miliki. Dibutuhkan perjuangan yang berat untuk memperoleh istri yang baik.

Seorang istri yang baik menurut islam adalah wanita yang senantiasa rajin menunaikan ibadah Nya serta menjauhi laarangan Nya. Sedang istri yang menurut islam enggak baik akan saya berikan dalam pembahasan berikut 6 Wanita yang tidak layak anda jadikan istri menurut pandangan Islam.

Berikut adalah 6 Wanita yang tidak layak anda jadikan istri menurut pandangan Islam :

1. Al – Anaanah

Al – Anaanah yaitu karakter jelek dari seseorang wanita yakni senantiasa merasa resah. Wanita yang mempunyai karakter Al – Anaanah dalam kehidupannya senantiasa merasa enggak cukup seperti saat telah di beri motor enggak cukup, mobil enggak cukup, rumah enggak cukup. Wanita Al – Anaanah paling dibenci oleh Allah lantaran dia enggak pernah bersukur serta senantiasa mementingkan dirinya.

2. Al-Manaanah

Al-Manaanah yaitu karakter wanita yang senantiasa mengungkit ungkit. Bila suami melakukan satu hal yang enggak senang di hati wanita itu lalu diungkitlah semuanya mengenai suaminya itu. Senantiasa membicarakan suami : enggak mengigat budi yang sudah diberikan suaminya kepadanya, enggak bertanggungjawab, tidak mempunyai rasa sayang pada suaminya. Padahal suaminya sudah memberi yang terbaik untuk dia.

3. Al–Hunaana

Al–Hunaana yaitu karakter jelek yang dipunyai seseorang wanita yakni mengiginkan suami
yang lain, seorang wanita seperti ini enggak layak anda jadikan istri menurut pandangan islam. Bukan cuma dia mengiginkan suami lain akan tetapi wanita Al – Hunaana akan lebih gampang selingkuh dengan pria lain.

4, Al- Hudaaqah

Al- Hudaaqah yaitu karakter jelek waniita yakni senang memaksakan kehendak pada suami, contoh saat pagi, petang, siang suaminya selalu ditekan serta dijadikan budaknya. Pada hal semestinya menurut pandangan islam suami itu merupakan seorang pemimpin rumah tangga. maka Wanita Al- Hudaaqah enggak layak bila dijadikan seorang istri menurut pandangan islam.

5. Al–Hulaaqa

Al –Hulaaqa adalah karakter jelek wanita yakni sibuk memanjakan dirinya sendiri serta lupa akan tanggung jawabnya sebagai seseorang istri seperti mengatur anak, sholat, dzikir dan ada banyak lagi. Wanita Al –Hulaaqa akan menyibukan dirinya sendiri hanya untuk bersolek serta bersantai ria. Sementara suaminya berusaha keras untuk menghidupi keluarganya. Istri jenis ini enggak layak menurut pandangan islam.

6. As-Salaaqah

As-Salaaqah yaitu karakter jelek wanita yang terakhir yakni gemar mengosip. Sebenarnya karakter jelek yang satu ini kabnyakan melekat pada tiap-tiap hati sebagian wanita. Sebagian wanita As-Salaaqah atau gemar gosip menurut pandangan islam paling enggak layak untuk kita jadikan seorang istri. Dikarenakan Allah senantiasa membenci orang yang gemar berkata dusta/gossip.

Dengan memahami karakter sifat jelek di atas tentu kita telah memiliki deskripsi yang pasti tentang calon istri yang baik untuk kita. pastikan istri yang sholehah yang senantiasa patuh kepadaNya.

Malam Pertama di Alam Kubur

Malam Pertama di Alam Kubur



Bagaimana suasana malam pertama di alam kubur…
Bagaimana kedasyatan siksaannya…? Dosa-dosa apakah yang menyebabkan siksaan kubur…? Bagaimana kaidah menjemput kematian terindah…?

“Setiap yang bernyawa pasti merasai mati, Wahai jiwa yang tenang, Pulanglah kehadirat Tuhan mu dengan gembira dan diredhoi, masuklah dalam jemaah hamba-hamba-Ku, dan masuk pula dalam syurga-Ku…

” Pada hari itu ia begitu bahagia, menikmati indahnya alam ciptaan Allah, bersama anak dan keluarga, penuh keceriaan, hidup dalam kesenangan dan kehidupan yang terjamin, tertawa melihat telatah anak-anaknya, demikian pula dia ditertawakan oleh anak- anaknya… lalu tiba-tiba ia didatangi oleh suatu malam,malam disaat dia dijemput oleh kematiannya…

 Sakarat….. Sakaratul Maut….
“Dan datangnya sakaratul mautitu benar… Itulah yang kamu selalu lari dari padanya…Ditiuplah sangkakala Hari terlaksananya Ancaman… Setiap jiwa datang dengan malaikat yang jadi saksi… Sungguh kami lalai akan kenyataan ini… Maka kami singkapkan kakitanganmu, pada hari itu hingga penglihatanmu menjadi jelas” (Qaf: 19-22).

Malam itulah malam pertama ia berada dalam alam kubur… sendiri dikecam oleh kesunyian, tanpa anak dan isteri/suami juga sahabat karib… yang ada hanyalah amal…

inilah malam pertama anak kita menjadi yatim, dan isteri/suami kita menjadi janda/duda… malam pertama yang menggusur dari tempat tidur yang empuk menuju dinginnya tanah berselimutkan kafan… inilah malam yang mengusir kita dari rumah mewah dan megah..
menempati liang lahad yang gelap dan sempit…

kelmarin malam kita masih berpesta, makan dan minum bersama sahabat karib… tiba-tiba kita masuk pada malam pertama dimana kita menjadi santapan
cacing tanah dan serangga… pada malam ini kita baru sedar.. Ternyata… HARTA, KELUARGA,PEKERJAAN yang keras kita mencarinya sampai lalai dari mengingati Allah… tidak sedikitpun daripada semua itu menemani dan membela kita… Allah SWT berfirman,

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk kedalam kubur,janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui akibat perbuatanmu” (At-Takatsur:1-3)

 Inilah malam episod pertama dari alam akhirat, kuburan boleh menjadi taman syurga,sebaliknya ia boleh menjadi satu lubang dari lubang-lubang neraka… inilah kematian datang dengan tiba-tiba… ia datang tepat pada waktunya… tidak lambat dan tidak cepat…meragut dengan paksa,melenyapkan segala nikmat dunia.. tidak pernah menilai kita tua atau muda, kaya atau miskin, sihat atau sakit… ia datang untuk mengeluarkan manusia dari alam kehidupan yang selama ini kita jalani..

ketahuilah rumah yang kukuh dan megah tidak akan mampu membentengi datangnya sang pencabut nyawa… Banyaknya wang di bank tidak mampu memberi rasuah kepada Malaikat untuk undurkan waktu kematiannya… inilah realiti kematian… sudah bersiapkah kita menghadapi malam pertamanya…

Bukankah Rasulullah Saw ada bersabda “
Orang yang bijak adalah yang sentiasa mengingati mati di antara kamu, dan ada bekalan setelah kematiannya..”
 Marilah kita siapkan bekalan untuk menjadi penyinar di alam kubur nanti… demi Allah, tiada yang sanggup menerangkannya melainkan dengan iman dan amal
yang soleh..

Metode Menjemput Kematian…

 “Kematian adalah nasihat terbaik dan guru kehidupan,
sedikit sahaja kita lengah dari memikirkan kematian, maka kita akan kehilangan guru terbaik dalam kehidupan” Sesungguhnya manusia telah memilih bagaimana akhir hidupnya… dan pilihan itu ada pada bagaimana ia menjalani kehidupannya…

 sebagaimana ia menjalani kehidupannya seperti itulah berakhirnya kematiannya… kerana sesungguhnya dengan menjalani kehidupan bererti kita sedang menuju kepada kematian kita…

Pernahkah kita mendengar berita tentang seorang penzina mati di katil hotel diatas perut pasanganya…

seorang penagih dadah mati ketika menghisapnya… dan para penjudi mati diatas meja judinya… begitu juga kita pernah mendengar ahli ibadah mati di atas tikar sejadahnya… Alangkah malangnya, saat ajal tiba kita masih berlumur dosa berbalut nista…

 inilah malam pertama kita DI ALAM KUBUR…
sendiri, di cekam sepi gelap yang tidak pernah terbayang… hilanglah sudah… semua gemerlapnya DUNIA… RUMAH dengan jerih payah bertahun- tahun telah kita bangunkan…
ISTERI/SUAMI dan pengabdiannya begitu tulus… ANAK, yang padanya darah daging kita… ORANG TUA yang titisan kasih sayangnya..mengalir di tubuh kita… dan
PEKERJAAN, yang bermati-matian kita habiskan waktu untuknya… Mobil MEWAH yang selalu menjadi kebanggaan…

tapi kini hari itu telah pergi…masa pun telah tiada… yang tersisa hanya dosa… yang terus terbayang…

TERINGAT… akan ISTERI/SUAMI yang sentiasa dinafikan hak- haknya… ANAK, yang telah kita
kotori tubuhnya dari nafkah yang HARAM… ORANG TUA, yang di sisa hidupnya belum sempat dibahagiakan… SAHABAT KARIB,yang meminta bantuan kita biarkan… dan KAWAN-KAWAN, yang telah banyak kita kecewakan…

Ya ALLAH, masihkah ada hari milik-Mu untukku… agar boleh ku lunaskan segala urusan…lilitan hutang yang belum terbayar… banyaknya AMANAH dan KEPERCAYAAN yang tidak disampaikan… beribu JANJI
yang sering diingkari… dan WANG RASUAH, yang telah kita nikmati dan kita bagi… namun kini,PINTU-MU… sudah tertutup rapat… bertaubat sudah terlambat, menyesali diri sudah tidak bererti… dan tinggallah sendiri menanggung beban DOSA dan KESALAHAN yang tidak terMAAFKAN… merasakan PENDERITAAN yang PANJANG yang tiada berakhir…

SEKARANG, adakah dalam hati kita MATI itu sebagai
PENASIHAT..??? Semoga selagi masih ada waktu…

Fasa-Fasa Alam Kubur
Kesempitan kubur,
pertanyaan malaikat,
azab atau nikmat kubur,
ditempatkannya ruh dan kebangkitan…

Alam kubur adalah alam perantaraan kehidupan dunia
dan akhirat yang dimulai setelah kematian dan berakhir
selepas kebangkitan… selama masa ini, seorang yang beriman merasa bahagia… sementara orang kafir merasa sengsara…

orang yang sudah mati akan dihimpit dalam kubur… siapa pun ia kafir atau muslim akan merasakan himpitan kubur… bezanya penyimpitan yang dirasakan seorang mukmin tidak berlaku selamanya, tidak seperti orang kafir yang akan berterusan himpitan kuburnya
sampai hancur tulang- tulangnya…

Sebagaimana sabda Rasulullah saw: “Sesungguhnya kubur itu memiliki himpitan, seandainya ada orang yang selamat darinya, maka selamatlah Sa’ad Bin Mu’adz…” Sa’ad Bin Mu’adz akan mengalami himpitan kubur, padahal ia adalah seorang pemimpin penuh kemuliaan, kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, Kasyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat… Hadis yang diriwayatkan oleh Nasa’I dari Rasulullah SAW:
“Kematiannya menggoncangkan ‘Arasy, dibukakan baginya pintu-pintu langit, pintu yang banyak, Kesyahidannya disaksikan oleh 70 ribu malaikat, maka sungguh ia mengalami himpitan kubur,kemudian Allah
melapangkanya.
” Apabila Sa’ad Bin Mu’adz seorang pemimpin yang besar, hamba Alah yang soleh dan mendapatkan mati Syahid mengalami himpitan kubur…
bagaimana dengan kita..? Allahuakhbar… Ya Allah
Terimalah taubat-ku…selamatkanlah aku dari azab
kubur…

Rasulullah SAW bersabda “Seorang manusia apabila
diletakkan dia di dalam kuburnya dan sahabatnya berpaling pulang sedang ia mendengar suara sandal mereka akan datang kepadanya dua malaikat dan mendudukkannya dan bertanya… SIAPAKAH
TUHAN-MU…?, SIAPAKAH NABI-
MU…?, APAKAH AGAMA-MU…?…
dia menjawab, ALLAH ADALAH TUHAN-KU… MUHAMMAD ADALAH NABI-KU… ISLAM ADALAH AGAMA-KU…

Terdengarlah seruan dari langit,“Benar.. Hambaku, hamparkan baginya tikar dari syurga, lalu angin dan wangi syurga datang kepadanya kemudian kubur diluaskan seluas mata memandang, seorang yang rupawan datang menemaninya,yang tiada lain itulah amalsolehnya.” (Hadis riwayat Ahmad, Abu Daud, Hakim danBaihaqi).

Benarkah kita… boleh menjawabnya…? Dari lisan yang
jarang menyebut Asma-Nya… dan ibadah yang sering kita remehkan… Serta sunnah Rasul… yang kita abaikan… pada saat itu… kita hanya mampu
menjawab… TIDAK… TIDAK… TIDAAAKKKKK…

Terdengarlah suara penyeru dari langit… Hambaku ini seorang pendusta… Hamparkan padanya tikar dari api neraka, bukakan baginya pintu neraka, panas dan
keringnya neraka mendatanginya… Kubur disempitkan sampai pecah tulang-tulangnya… seorang
berwajah buruk berpakaian buruk dan berbau busuk datang kepadanya… Yang tiada lain itulah amal buruknya…

Tragedi… Siksa Kubur

“Aisyah Ra bertanya tentang azab kubur, Rasulullah SAW menjawab: Ya, azab kubur pasti ada.” (HR. Bukhari – Dalam Kitab Al-Janaiz).

 “Aisyah Ra meriwayatkan bahawa Rasulullah SAW berdoa dalam solatnya, “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab kubur…” (HR. Mutafaqun Alaih).

“Ketika orang-orang yang derhaka kepada Allah tidak mampu menjawab pertanyaan malaikat, lalu ia dipukul dengan besi… hingga ia menjerit dengan teriakan yang sangat keras… didengar oleh semua makhluk Allah, kecuali Jin dan Manusia,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Saatnya kita menyaksikan… kejadian nyata tentang siksa kubur yang berlaku di Jazirah Arab… Seorang pemuda yang dikeluarkan dari kuburnya setelah beberapa jam dia dikuburkan… Akibat mengalami
azab kubur, pemuda tersebut telah berubah wajah dan
jasadnya… Pemuda tersebut merupakan remaja muslim yang meninggal pada usia 18 tahun… seorang pemuda yang rosak akhlak dan agamanya… dan sering melalaikan solat… hampir tiga (3) jam pemuda tersebut
dikuburkan, pihak keluarga meminta kubur tersebut digali semula untuk keperluan tertentu… Dan apa yang terjadi selepas mayat tersebut dikeluarkan… pandangan yang sangat mengaibkan… Rambut yang
hitam menjadi putih… Darimulut dan hidung keluar darah yang masih merah pekat… seperti baru mengalami siksaan kubur yang sangat keras… seperti ada yang memukul dibahagian belakang kepalanya… dengan wajah seperti dilemas dan membeku… Bagi seorang muslim… ini adalah pengajaran yang sangat-sangat berharga agar segera memperbaiki hidupnya… dengan bertaubat dari dosa-dosa yang telah dilakukan… Sementara itu… sebagai pengajaran dan iktibar untuk kita…

Suara jeritan jutaan manusia di alam bumi yang lain… di sebuah lubang galian yang berada di daerah Siberia… Dr. Azzacove bersama kumpulannya telah
melakukan sebuah kajian tentang pergerakan perut bumi di daerah Siberia, Rusia…kemudian mereka memasang alat pembesar suara supersensitive untuk mendengar suara pergerakan perut bumi… sebuah penemuan yang sangat mengejutkan, ketika mesin
penggali sampai pada salah satu perut/kulit bumi… dari ruang/ alam bumi yang lain, terdengar suara manusia berteriakan sangat keras dalam kesakitan…
bahkan suara jeritan itu jumlahnya bukan seorang tetapi ribuan bahkan jutaan orang… sebagai seorang muslim kita tidak akan ragu lagi bahawa suara tersebut adalah suara manusia yang sedang disiksa di ALAM KUBUR…

 Sebab-Sebab Siksa Kubur…

Ibnu Qoyyim Rahimahullah, dalam kitab Ar-Ruh menyebutkan ada beberapa dosa dan maksiat yang dapat menyebabkan kita disiksa di ALAM KUBUR, diantaranya :

1. Melalaikan Solat
2. Membaca al-Quran kemudian melupakannya
3. Tidak bersuci setelah membuang hadas kecil
4. Berkata bohong
5. Tidak membayar zakat
6. Corak kehidupan yang berlebih-lebihan
7. Memakan riba
8. Rasuah
9. Memfitnah sesama saudara muslim
10. Khianat terhadap amanah
11. Enggan menolong sesama muslim
12. Meminum arak
13. Berzina
14. Membunuh

 “Wahai anak Adam… Sesungguhnya apa yang kau
minta dari-Ku… dan yang kau harapkan dari-Ku… Ampunan-Ku bagimu yang meminta dan tidak bagi yang enggan…” “Wahai anak Adam… Meskipun dosamu sepenuh petala langit…kemudian engkau meminta
ampun pada-Ku… Ampunan-Ku bagimu dan tidak bagi yang enggan…” “Wahai anak Adam… Seandainya
kau datang pada–Ku dengan kesalahan seluas bumi…
kemudian engkau datang kepada-Ku… dan tidak berbuat syirik pada-Ku dengan sesuatu pun… Sungguh Aku akan berikan kepadamu ampunan…” Ya Allah… terimalah taubatku… Ya Allah… terimalah taubatku…
Ya Allah… terimalah taubatku… Alangkah bahagianya…
seandainya maut menjemput kita sedang berurai air mata merasakan manisnya iman dalam sujud penghambaan… rindu akan perjumpaan dengan-Nya… Alangkah indahnya air mata yang selalu berlinang dari
munajat seorang anak soleh kepada Allah… Merindukan kemuliaan dan keselamatan bagi kedua orang tuanya… taburan doanya menjadi cahaya yang
menerangi dari gelapnya ALAM KUBUR… Doa-doanya menghantar kepulangan orang tuanya pada
Allah dalam Husnul Khatimah… rintihan dan munajatnya menjadi benteng yang kukuh
sebagai penghalang dari azab dan siksa kubur… Doa yang tiada terputus mengalir dari ketulusan dan keheningan hati agar orang tuanya dalam kasih
sayang Allah…

 Rujukan :
1. Kitab Ar-Ruh : Ibnul Qoyyim,
2. Kitab Al-Janaiz : Imam Bukhori,
3. Kitab Awwalu Lailatin Fil Qobr : Dr. Aidh Al-Qorni,
4. The Spectacle Of Death : Khwaja Muhammad Islam,
5. Grave Punishment : Al-Sunna.

Dari A sampai Z





Dari A sampai Z

⣓   A: Accept, terimalah diri anda sebagaimana adanya.

⣓   B: Believe, percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang dinginkan dalam hidup.

⣓   C: Care,pedulilah kepada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.

⣓   D: Direct, arahkan pikiran pada hal-hal yang positif yang meningkatkan kepercayaan diri.
•   E: Earn, terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.
•   F: face, hadapi masalah dengan benar dan yakin.
•   G: Go, berangkatlah dari kebenaran
•   H: Homework, pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.
•   I: ignore, abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.
•   J: Jealously, rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri. Jadi hindarilah
•   K: Keep, tetap berusaha walaupun beberapa kali gagal.
•   L: Learn, belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya.
•   M: Mind, perhatikan urusan sendiri dan tidak menyebar gosip tentang orang lain.
•   N: Never, jangan pernah putus asa.
•   O: Observe, amatilah segala hal di sekeliling anda. Perhatikan, dengarkan, dan belajar dari orang lain.
•   P: Patience, sabar adalah kekuatan tak ternilai yang membuat anda terus berusaha.
•   Q: Question, pertanyaan perlu untuk mencari jawaban yang benar dan menambah ilmu.
•   R: Respect, hargai diri sendiri dan juga orang lain.
•   S: self confidence, self esteem, self respect. Percaya diri, harga diri, citra diri, penghormatan diri membebaskan kita dari saat-saat yang tegang.
•   T: take, bertanggung jawab pada setiap tindakan anda.
•   U: Understand, pahami bahwa hidup itu selalu ada potensi untuk lain.
•   V: Value, nilai diri sendiri dan orang lain, berusahalah melakukan yang terbaik.
•   W: Work, bekerja dengan giat, jangan lupa berdoa.
•   X: X`tra, usaha lebih keras membawa keberhasilan.
•   Y: You, anda dapat membuat sesuatu yang berbeda.
•   Z: Zero, selalu ingat, usaha nol membawa hasil nol pula.

Nama-Nama Syaitan dan tugasnya
   Qarin, “mendampingi manusia sejak lahir lagi bagi mengajak, merayu dan menipu supaya menyimpang jauh dari jalan yang di ridhoi Allah SWT”.
   Al-Wilhan, menggoda dan mengganggu manusia yang sedang berwudhu.
   Al-Hinzab, mengganggu manusia yang sedang shalat.
   Thibr, bertugas khusus untuk membinasakan manusia.
   Awar, menggoda manusia untuk berzina.
   Mabsut, membisikan manusia supaya berdusta.
   Dassim, bertugas semata-mata menjadikan manusia agar bersengketa dengan keluarga.
   Zalanbur, bertugas di pasar-pasar membisikkan dan merangsang manusia supaya melakukan penipuan semasa menjual beli.
Semakin kuat iman sesorang mukmin semakin kuat pula syaiton-syaiton itu mencoba merayu dan menarik kita kedalam lembah dosa yang dibenci Allah SWT.
Sumber: Kitab Nashoihul Ibad Karya Ibnu Hajar Al- Asqolani.

Gambar Para Pejuag Islam